Fakta-Fakta Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Suap Rp26,5 Miliar

Rabu, 18 September 2019 18:19 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Fakta-Fakta Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Suap Rp26,5 Miliar

Merdeka.com - Berita mengejutkan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Komisi pemberangus rasuah itu menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus suap dana hibah Komite Olahraga Nasional (KONI).

Imam dijerat dalam pengembangan kasus. "Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum)," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK, Rabu (18/9).

Berikut fakta-fakta Imam Nahrawi tersangka kasus suap KONI:

1 dari 4 halaman

Diduga Terima Rp14,7 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus suap dana hibah KONI. Imam diduga menerima suap Rp14,7 miliar dari Sekretaris Jenderal dan Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy, Jhonny E Awuy.

Imam menerima melalui asisten pribadinya bernama Miftahul Ulum. Miftahul Ulum sendiri sudah ditahan oleh lembaga antirasuah pada pekan lalu, Rabu 13 September 2019. Sedangkan Menpora Imam masih belum dilakukan penahanan.

2 dari 4 halaman

Uang Digunakan untuk Kepentingan Pribadi

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ditetapkan tersangka atas kasus suap dana hibah KONI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Suap yang diterima Imam sebesar Rp14,7 miliar.

KPK mengungkapkan uang suap itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Imam.

"Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak lain yang terkait," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu (18/9).

3 dari 4 halaman

Total yang Diterima Diduga Rp26,5 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus suap KONI. Total yang diterima dari suap tersebut sebesar Rp26,5 miliar. Imam juga diduga meminta Rp11,8 miliar dalam rentang 2016-2018.

"Dalam rentang 2014-2018, IMR selaku Menpora melalui MIU selaku asisten pribadi Menpora diduga telah menerima uang sejumlah Rp14,7 miliar," kata Wakil Ketua Alexander Marwata di gedung KPK, Rabu (18/9).

4 dari 4 halaman

Sempat Ngaku Tak Tahu Proposal Dana Hibah KONI Bengkak

Dalam sidang Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana, jaksa Tito menyebut proposal awal KONI untuk pengawasan dan pendampingan atlet pada Asian Games dan Para Games membengkak. Dari jumlah Rp7 miliar, berubah menjadi Rp47 miliar.

Akan tetapi Menpora Imam Nahrawi mengaku tidak mengetahui adanya penggelembungan dana.

"Dana hibah yang diberikan total Rp47 miliar, jika dihubungkan dengan juknis (petunjuk teknis) Pak Mulyana yang hanya operasional Rp7 miliar. Ada apa Pak Menteri sampai gelembung dari 7 ke 47?" tanya jaksa Tito meminta penjelasan kepada Imam, Kamis (4/7).

"Kalau hal pemenuhan pra syarat itu tanggung PPK, tim verifikasi, sehingga saya tidak tahu persis, sampai cair, sehingga saya tidak bisa jelaskan," ujar Imam menjelaskan. [dan]

Baca juga:
Ini Profil & Jejak Karier Imam Nahrawi, Menteri Jokowi yang Jadi Tersangka KPK
Nasib Imam Nahrawi: Jadi Tersangka KPK, Dicap Pemberontak di PKB
Sebelum Jadi Tersangka, Menpora Imam Nahrawi 3 Kali Mangkir Pemeriksaan KPK
Imam Nahrawi Jadi Tersangka, Kemenpora Gelar Rapat Mendadak
KPK Tetapkan Imam Nahrawi Tersangka Kasus Suap Dana Hibah KONI
Jadi Tersangka Suap Dana Hibah KONI, Imam Nahrawi Diduga Terima Rp26,5 Miliar

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini