Evaluasi SAKIP, Wawali Dedy Wahyudi Sebut Pemkot Bengkulu Fokus untuk Covid-19

Dedy menyampaikan secara umum tentang pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun anggaran 2019-2023. Selain itu, dia juga memaparkan visi-misi, tindak lanjut evaluasi AKIP tahun 2019, dan refocusing program kegiatan akibat pandemi Covid-19.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Evaluasi SAKIP, Wawali Dedy Wahyudi Sebut Pemkot Bengkulu Fokus untuk Covid-19
Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memaparkan evaluasi SAKIP. ©2020 Merdeka.com

Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memaparkan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) secara global kepada tim penilaian Kemenpan RB di Balai Kota. Pemaparan ini dilaksanakan melalui aplikasi zoom meeting yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam pemaparannya, Dedy menyampaikan secara umum tentang pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun anggaran 2019-2023. Selain itu, dia juga memaparkan visi-misi, tindak lanjut evaluasi AKIP tahun 2019, dan refocusing program kegiatan akibat pandemi Covid-19.

Melalui pemaparan evaluasi ini, Dedy juga menjelaskan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam mewujudkan e-goverment guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, membangkitkan ekonomi kreatif dan dunia usaha yang kondusif.

"Kami juga melakukan refocusing program kegiatan akibat pandemi Covid-19. Ada Rp 204 miliar yang kami refocusing untuk belanja bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi serta penyediaan jaring pengaman sosial. Diantaranya penyerahan beras dan mie, penyerahan disinfektan, pembagian masker," ungkap Dedy saat memaparkan evaluasi SAKIP, Senin (14/9/2020).

Kemudian, Dedy mengatakan jika dari anggaran yang dipangkas ketika keluar Inpres soal refocusing langsung, BPPKAD melakukan efisiensi anggaran. Hal itu termasuk di bidang fisik yang juga dilakukan pemangkasan. Namun untuk yang sudah tender tetap dilanjutkan kegiatannya.

"Kita usahakan semua berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Termasuk pemangkasan anggaran berdasarkan inpres soal refocusing. Namun yang sudah tender akan tetap kita lanjutkan," pungkasnya.

Rekomendasi