Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengeklaim arus mudik Lebaran di Jateng tak ada kemacetan dan komplain publik soal infrastruktur jalan.
Bila ada kondisi jalan berlubang dan bergelombang, dia meminta melaporkan hal tersebut ke kanal aduan resmi, bukan mengunggahya ke media sosial.
"Silakan yang komplain ke channel yang jelas. Dinas kita bisa, PUPR kita bisa, Lapor Gub bisa, online teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial, tapi langsung ke kita, pasti akan kita tangani," kata Ahmad Luthfi usai halal bihalal di Pemprov Jateng, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, tak ada kemacetan dan komplain publik soal infrastruktur jalan serta tak ada kemacetan mengingat Jawa Tengah sentralnya pemudik.
"Evaluasi kita positif. Artinya positif begini, dari segi infrastruktur kita semuanya terjamin, tidak ada publik komplain terkait dengan jalan. Tidak ada kemacetan yang yang fluktuatif. Padahal di Jawa Tengah menjadi sentralnya mudik," ungkapnya.
Dirinya menambahkan, hampir 17,7 juta orang memasuki dan melintasi Jateng selama masa mudik Lebaran. Selama masa mudik Lebaran tahun ini, tak ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol di Jateng.
"Kalau jumlah kendaraan hampir 1.876.000 kendaraan. Artinya sudah melintas di Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.
Advertisement
Saat wawancara pemudik melintas di Semarang Rendi mengaku saat perjalanan dengan motor bersama temannya dari Serpong, Tangerang Selatan ke Wonogiri pada 19 Maret 2026 terbilang cukup lancar.
Ia mengeluhkan soal infrastruktur jalan yang bergelombang, terutama di wilayah Pantura Jateng.
"Hanya jalannya saja bergelombang. Kayak di Tegal ke arah sini itu banyak tambalan," kata dia saat ditemui di Jalan Setia Budi, Semarang.
Karena banyak menemukan jalan bergelombang, Rendy mengaku harus ekstra hati-hati dan mengatur kecepatan sepeda motornya.
Tak hanya Rendi, Harno pun mengeluhkan hal yang sama. Kata dia, tak hanya jalan bergelombang, penerangan jalan juga kurang terang. Hal itu dirinya rasakan saat melakukan perjalanan pada malam hari.
"Penerangannya minim, jadi tidak terlalu jelas jalannya. Ada lampu jalan yang hidup tapi cahanya remang," kata Harno.