Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ecky Menyesal Bunuh dan Mutilasi Angela: Harusnya Ingat Tuhan, Anak dan Istri

Ecky Menyesal Bunuh dan Mutilasi Angela: Harusnya Ingat Tuhan, Anak dan Istri Ecky pelaku mutilasi perempuan di Bekasi. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - M Ecky Listiantho (34) mengaku menyesal usai membunuh dan memutilasi kekasih gelapnya Angela Hindriati Wahyuningsih (54). Perihal disampaikan Ecky kepada penyidik.

"Enggak ada tertekan, menyesal ia. Kalau tertekan, tertekan karena menyesal, mungkin iya," ungkap Kepala Unit IV Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Tommy Haryono kepada wartawan, Rabu (11/1).

Kepada penyidik, Ecky membeberkan pernyataannya usai akui menyesal membunuh Angela. Dalam pesan itu, Ecky berkata dalam menghadapi suatu masalah harusnya Ecky dapat mengontrol emosi. Ecky pun mengatakan harusnya bisa menyikapi dengan nalar.

Kemudian Ecky mengaku harusnya dapat mengingat Tuhan Yang Maha Esa bahkan harusnya dapat mengingat akan istri dan anaknya sebelum bertindak kemarin.

"Dalam menghadapi suatu permasalahan, kita harus dapat mengontrol emosi, hadapi suatu permasalahan dengan menggunakan nalar dan logika, bukan dengan emosi. Berpikir sebab dan akibatnya, selalu ingat yang di atas. Ingat keluarga, istri dan anak di rumah. Kurang lebihnya itu pointnya. Ini pesan dari Ecky kemarin seperti ini," ucapnya lagi.

Sebelumnya, sesosok jasad wanita dimutilasi ditemukan di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/12) dini hari.

Seorang saksi Dian Ardiansyah yang merupakan warga sekitar mengatakan, penemuan jasad wanita itu berawal dari pencarian seorang laki-laki berinisial MEL yang dilaporkan hilang oleh petugas dari Polda Metro Jaya.

"Jadi awalnya ada anggota dari Polda menanyakan info orang hilang atas nama Ecky, terus sampai ke rumah saya, mereka menanyakan, saya jawab tidak kenal. Tapi info dari polisi katanya tinggal di sini," kata Dian di lokasi, Jumat (30/12).

Polisi tersebut kemudian melihat ada empat pintu kontrakan dan menanyakan terkait penghuni kepada Dian. Saat dicek ternyata terdapat selembar kertas yang dituliskan oleh pemilik kontrakan ditujukan kepada seseorang bernama Ecky.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP