Dua turis Australia tewas di Bali diduga keracunan makanan
Merdeka.com - Kepolisian Bali belum memastikan penyebab tewasnya dua wisatawan Australia yang sedang berlibur di Bali. Namun ada dugaan korban tewas akibat keracunan saat makan di sebuah restoran di kawasan Ubud.
Dugaan itu muncul setelah polisi melakukan penyelidikan di Warung Dewa Malen, sebuah restoran khas Bali di kawasan Ubud.
"Korban terakhir kali makan di Ubud," kata Kapolres Karangasem AKBP Gde Adi Mulyawarman, Minggu (5/1).
Korban Noelene Gaye Bischoff (54) dan anaknya perempuan, Yvana Jeana Yuri Bischoff (14) diduga makan di restoran itu pada Jumat (3/1) malam. Adapun menu yang dipesan yaitu jenis seafood.
Untuk memastikan itu, polisi sedang meneliti sampel muntahan korban di laboratorium forensik Denpasar. Manager dan pegawai Warung Dewa Malen juga telah diperiksa sebagai saksi.
Saksi lainnya yang ikut diperiksa yakni dari dari pihak hotel tempat Noelene dan anaknya menginap dan klinik Penta Medika yang sempat melakukan pemeriksaan pada detik-detik terakhir sebelum akhirnya keduanya meninggal.
Seperti diberitakan, Noelene dan anak perempuannya tewas tewas saat berlibur dan menginap di Padangbai Beach Inn Resort di kawasan pelabuhan Padangbai, Karangasem, Sabtu (4/1).
Jenazah kedua korban kini telah berada di RS Sanglah Denpasar untuk rencana autopsi. "Kita belum mendapat persetujuan keluarga atau perwakilan konsulat Australia di Bali," kata Mulyawarman.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya