Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Dokter gadungan Susanto mengaku terpaksa melakukan penipuan menjadi dokter lantaran harus menafkahi mantan istri, anak-anak dan orang tuanya yang sudah uzur. Alasan ini dibacakan secara lisan oleh Susanto dalam persidangan secara daring di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/9).

Alasan yang dikemas dalam pledoi atau pembelaan ini dibacakan langsung oleh Susanto. Dalam pembelaannya, Susanto yang terlihat memelas mengakui jika tindakannya salah. Ia juga mengaku menyesali perbuatannya itu.

"Bismillahhirahmanirahim. Mohon izin Yang Mulia dan Pak Jaksa. Saya sadar tidak pantas divonis bebas karena kesalahan dan hukuman saya. Tapi, saya rasa saya juga tidak ingin dihukum berat. Saya juga menjadi tulang punggung bagi mantan istri, anak, dan orang tua saya. Apalagi orang tua saya sudah uzur, untuk aktivitas sehari-hari membutuhkan saya," ujarnya.

Susanto pun berharap, atas pengakuannya itu bakal mendapatkan hukuman yang ringan dari hakim.<br>

Susanto pun berharap, atas pengakuannya itu bakal mendapatkan hukuman yang ringan dari hakim.

"Saya mohon kebijaksanaan, kearifan, dan keadilan Yang Mulia Majelis Hakim untuk meringankan vonis saya seringan-ringannya. Terima kasih Yang Mulia," tuturnya.

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Sementara, Jaksa Penuntut Umum Ugik Ramantyo mengaku bakal menjawab pembelaan itu di sidang mendatang. Dalam agenda replik, ia mengaku bakal menanti salinan pledoi dari Susanto.

"Dikarenakan belum menerima dan membaca pledoi yang disampaikan terdakwa, kami akan menjawab setelah menerima salinan pledoinya."

Jaksa Penuntut Umum Ugik Ramantyo.

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Ketua Majelis Hakim PN Surabaya Tongani pun menjadwalkan replik dari jaksa pada Rabu (27/9) lusa sebelum mengakhiri sidang.

"Hari Rabu untuk replik dari JPU, pada pekan ini ya bukan pekan depan," tutupnya.

Dokter Gadungan Susanto Ngaku Bersalah, Memelas Minta Keringanan Hukuman pada Hakim

Dokter gadungan Susanto diketahui telah menipu PT PHC yang saat itu membuka lowongan untuk tenaga medis. Susanto yang hanya lulusan SMA itu pun melamar dengan menggunakan identitas sebagai dr Anggi Yurikno. Dia pun diterima dan ditugaskan di Occupational Healt and Industrial Hygiene (OHIH) di Pertamia Cepu, Jawa Tengah.

Susanto sudah bekerja selama dua tahun di tempat tersebut. Aksinya terbongkar saat akan dilakukan perpanjangan kontrak kerja. Pihak PT PHC menemukan kejanggalan data saat melakukan rekrudensial ulang, mulai dokumen terkait keprofesian seperti STR yang harus diperbarui. Setelah dilakukan investigasi akhirnya diketahui bahwa data yang digunakan Susanto tersebut semuanya palsu.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Susanto dengan pidana 4 tahun penjara.

Dokter Gadungan Susanto Dituntut 4 Tahun Penjara

Dokter Gadungan Susanto Dituntut 4 Tahun Penjara

Meski dianggap terbukti berkali-kali menyaru sebagai dokter, Susanto tetap saja meminta keringanan hukuman pada hakim.

Baca Selengkapnya
Dokter Gadungan Susanto Tak Mau Didampingi Pengacara, Ini Alasannya

Dokter Gadungan Susanto Tak Mau Didampingi Pengacara, Ini Alasannya

Susanto mengklaim mendapatkan upah hingga Rp7,5 juta per bulan, termasuk tunjangan lain dari PT PHC Surabaya.

Baca Selengkapnya
Dokter Gadungan Susanto Menangis Tak Punya Alat Tulis untuk Pembelaan

Dokter Gadungan Susanto Menangis Tak Punya Alat Tulis untuk Pembelaan

Susanto didakwa melakukan penipuan karena mengaku-ngaku sebagai dokter dan bekerja di PT Pelindo Husada Citra (PHC) selama dua tahun lebih.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Hidup Miskin dan Sudah Yatim Sejak Kecil, Kini Sukses Jadi Dokter dan Punya Rumah Sakit Apung

Hidup Miskin dan Sudah Yatim Sejak Kecil, Kini Sukses Jadi Dokter dan Punya Rumah Sakit Apung

Ketika sempat merasakan bangku kuliah kedokteran, Lie mendapat perlakuan tidak menyenangkan karena pakaiannya lusuh.

Baca Selengkapnya
Begini Tipu Daya Dokter Gadungan Lulusan SMA Kelabui RS sampai Bisa Praktik di Klinik

Begini Tipu Daya Dokter Gadungan Lulusan SMA Kelabui RS sampai Bisa Praktik di Klinik

Susanto ternyata cukup percaya diri menjadi seorang dokter meski hanya lulusan pendidikan SMA.

Baca Selengkapnya
Kisah Lie Agustinus, Dokter Keturunan China Ikhlas Mengabdi Demi Warga Papua di Tengah Hutan Belantara

Kisah Lie Agustinus, Dokter Keturunan China Ikhlas Mengabdi Demi Warga Papua di Tengah Hutan Belantara

Dokter Lie rela tinggal berminggu-minggu di tengah hutan belantara Papua demi melayani pasien.

Baca Selengkapnya
Dapat Gaji  7 Juta Lebih Per Bulan, Ini 6 Fakta Susanto Lulusan SMA yang Jadi Dokter Gadungan Selama 2 Tahun

Dapat Gaji 7 Juta Lebih Per Bulan, Ini 6 Fakta Susanto Lulusan SMA yang Jadi Dokter Gadungan Selama 2 Tahun

Susanto mendapat gaji 7,5 juta per bulan dan belum termasuk tunjangan. Ini fakta selengkapnya.

Baca Selengkapnya
6 Dokter Spesialis RSAB Harapan Kita Tangani Bayi Sempat Kritis dan Gizi Buruk Diduga Akibat Suster Salah Beri Susu

6 Dokter Spesialis RSAB Harapan Kita Tangani Bayi Sempat Kritis dan Gizi Buruk Diduga Akibat Suster Salah Beri Susu

RSAB Harapan Kita juga berjanji akan memberikan perkembangan penanganan anak dari Chintia Suciati (29) tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

Baca Selengkapnya
Jangan Buru-buru ke Dokter, Redakan ISPA dengan 8 Obat Alami Ini

Jangan Buru-buru ke Dokter, Redakan ISPA dengan 8 Obat Alami Ini

Musim yang tidak menentu membuat orang mudah terserang penyakit ISPA. Jika masih tahap awal, jangan buru-buru ke dokter, coba lakukan beberapa tips ini.

Baca Selengkapnya