DJPb Kemenkeu Lampung Ngebut Percepat Realisasi THR ASN, Capai Rp279 Miliar Jelang Lebaran 2026
Kantor Wilayah DJPb Kemenkeu Lampung terus menggenjot Realisasi THR ASN Lampung, kini mencapai Rp279,11 miliar. Percepatan ini dorong ekonomi daerah jelang Lebaran 2026.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Lampung terus mempercepat Realisasi THR ASN Lampung. Hingga Senin (16/3), pembayaran tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara (ASN) pemerintah pusat di Provinsi Lampung telah mencapai Rp279,11 miliar. Langkah ini diambil guna memastikan hak para abdi negara diterima tepat waktu menjelang perayaan Lebaran 2026.
Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Lampung, Purwadhi Adhiputranto, menegaskan komitmen pemerintah dalam penyaluran THR ini. Percepatan tersebut bertujuan untuk mendorong aktivitas ekonomi daerah. Sekaligus memastikan kesejahteraan ASN terjaga di momen penting ini.
Penyaluran THR ini menyasar 66.619 orang penerima yang tersebar di berbagai satuan kerja. Mereka meliputi ASN pemerintah pusat, prajurit TNI, anggota Polri, serta pegawai non-ASN. Kelancaran proses ini berkat koordinasi intensif antarpihak terkait.
Detail Realisasi dan Komitmen Pemerintah
Per Senin (16/3), Realisasi THR ASN Lampung telah mencapai 96,09 persen dari total pagu yang disiapkan. Angka ini setara dengan Rp279,11 miliar dari total alokasi APBN sebesar Rp295,87 miliar. Capaian impresif ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memenuhi kewajibannya.
Purwadhi Adhiputranto menyatakan bahwa capaian ini adalah bentuk komitmen pemerintah. Tujuannya adalah memastikan seluruh aparatur negara pada satuan kerja kementerian serta lembaga memperoleh haknya. Penyaluran ini dilakukan tepat waktu tanpa hambatan administrasi yang berarti.
Penerima Realisasi THR ASN Lampung ini tersebar luas di seluruh Provinsi Lampung. Mereka adalah bagian penting dari roda pemerintahan dan pelayanan publik. Jumlah penerima mencapai 66.619 orang.
Mekanisme Percepatan dan Transparansi
Kelancaran penyaluran tunjangan hari raya ini tidak lepas dari koordinasi intensif. Seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan satuan kerja kementerian serta lembaga turut berperan aktif. Sinergi ini memastikan proses berjalan mulus.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi kunci utama percepatan Realisasi THR ASN Lampung. Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) digunakan secara terintegrasi. Ini mempercepat proses pencairan dana secara signifikan.
Pemanfaatan SPAN dan SAKTI juga menjaga akurasi data dan meningkatkan transparansi. DJPb Kemenkeu Lampung terus melakukan pengawasan aktif terhadap satuan kerja. Terutama yang masih dalam proses penyelesaian administrasi pembayaran.
Sisa alokasi yang belum tersalurkan saat ini tercatat sebesar 3,91 persen. Diharapkan seluruh proses penyaluran Realisasi THR ASN Lampung dapat selesai dalam waktu dekat. Ini menunjukkan upaya berkelanjutan untuk menuntaskan pembayaran.
Dampak Ekonomi THR di Lampung
Penyaluran THR sebesar Rp279,11 miliar ini membawa dampak positif yang signifikan. Terutama pada peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara di Lampung. Dana ini juga mendorong aktivitas ekonomi secara lebih luas.
Secara makroekonomi, tambahan likuiditas ini berpotensi memperkuat daya beli masyarakat. Hal ini sangat krusial menjelang perayaan Lebaran 2026. Perputaran uang diharapkan dapat menggerakkan sektor riil.
Perputaran dana tunjangan hari raya ini diharapkan memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah. Khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor perdagangan ritel, serta sektor jasa. Ini akan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber: AntaraNews