Ditlantas Polda Riau: Jangan ada pungutan liar di instansi kita
Merdeka.com - Cegah praktik pungutan liar, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau merombak total Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Selatan yang terletak di Jl Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru. Bahkan, koneksi antara masyarakat yang mengurus pajak dengan petugas juga akan diputus.
"Program ini untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli) seperti kebijakan dari Pak Presiden dan Pimpinan Polri," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Guritno Wibowo, saat dihubungi merdeka.com Selasa (18/10).
Di Kota Pekanbaru terdapat dua kantor Samsat. Sistem seperti itu sudah dijalankan di samsat untuk Kota Pekanbaru dan akan dilakukan program serupa di Samsat Selatan.
"Pelayanan harus lebih cepat, ramping, sehingga dapat memuaskan masyarakat. Petugas Samsat akan dihindari koneksi dengan masyarakat yang mengurus pajak," ujar Guritno.
Menurutnya, proses administrasi antara wajib pajak dengan petugas Samsat akan diawasi oleh anggota TimAnti Pungutan Liar yang telah dibentuk Polda Riau.
"Dalam pelaksanaannya, petugas Samsat akan diawasi secara internal dan eksternal. Ada Tim yang sudah dibentuk untuk itu," tegas Guritno.
Program Operasi Pemberantasan Pungutan Liar merupakan kebijakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang diteruskan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Polisi sebagai penegak hukum kebijakan tersebut, lebih diutamakan untuk dilakukan pembersihan kepada anggotanya sebelum menindak orang lain.
"Sebagai pelaksana kita harus bersih, jangan sampai ada pungli lagi. Sesuai arahan Pak Presiden yang diteruskan pelaksanaannya oleh Kapolri. Kami menunggu laporan masyarakat bila mendapati anggota kami melakukan ini," ucapnya.
Untuk diketahui, 11 anggota Polisi lalu lintas seluruh Riau tertangkap tangan oleh Propam Polda Riau saat melakukan pungutan liar. Pungutan liar menyasar truk yang lewat maupun masyarakat di lapangan yang ditilang namun dimintai duit.
"Saya sudah berulang kali menegaskan kepada anggota untuk tidak melakukan itu. Semua lembaga dan institusi harus bersih, jadi kita sebagai pelaksana lapangan harus bersih. Jangan ada pungutan liar di instansi kita. Makanya kemarin diturunkan Tim dan ada anggota kita yang ditangkap di daerah Lipat Kain," tegasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya