Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diserang ulat bulu, penghuni panti asuhan di Mojokerto gatal-gatal

Diserang ulat bulu, penghuni panti asuhan di Mojokerto gatal-gatal ulat bulu. shutterstock

Merdeka.com - Ribuan ulat bulu muncul di pepohonan halaman Panti Asuhan Villa Durian, Doa Yatim Sejahtera, di Dusun Jubel, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jatim. Akibat serangan hewan merambat itu, anak-anak penghuni Panti Asuhan, sering gatal-gatal.

Menurut Siti Nur Hidayati (20), salah satu penghuni Panti Asuhan Vila Durian, Doa Yatim Sejahtera, ulat bulu tiba-tiba muncul hampir sepekan ini. Biasanya, pagi hari ribuan ulat bulu tiba-tiba muncul dan menempel di pepohonan sekitar halaman dan di dinding gedung panti asuhan.

"Ulat bulu ini, ukurannya kecil dan berbulu warga hitam. Setiap pagi masuk kamar dan ke tempat jemuran sehingga merambat ke pakaian dan tembok gedung," katanya, Kamis (23/3).

Banyak anak-anak penghuni panti yang merasa geli. Setiap hari ribuan ulat bulu dibersihkan, tetapi keesokan harinya muncul lagi sampai masuk ke ruang kamar tidur.

"Di sini lokasinya paling atas dan dekat dengan hutan dan banyak pohon pinus dan alpukat. Mungkin ulat ulat ini dari pepohonan itu," katanya.

Sebelumnya, ulatnya besar-besar pernah juga menyerang, tetapi ukuran dan jenisnya berbeda dan banyak menempel di pepohonan. Tapi yang sekarang ini ukuran ulat lebih kecil dan berbulu.

"Sekarang ini ulat yang menyerang ukurannya lebih kecil, tetapi bulu bulunya lebih gatal kalau tersentuh kulit," tambahnya.

Untuk membersihkan ulat bulu ini, para penghuni panti asuhan harus sering bersih-bersih supaya ulat tidak merambat ke dalam rumah dan makanan. "Setiap, pagi, siang dan sore, harus membersihkan halaman dan dinding gedung, supaya ulat- ulat ini tidak masuk rumah dan merambat ke makanan," kata Siti. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP