KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Diperiksa KPK, Emirsyah sebut pengadaan mesin pesawat sesuai aturan

Jumat, 17 Februari 2017 19:07 Reporter : Yunita Amalia
Emirsyah Satar diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Emirsyah Satar, tersangka dugaan penerima suap terkait pengadaan mesin pesawat di Garuda Indonesia menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka. Terkait kasus ini, Emirsyah melalui kuasa hukumnya, Luhut Pangaribuan menegaskan pengadaan mesin untuk pesawat Airbus di Garuda Indonesia sudah sesuai aturan yang ada.

"Ya prosesnya sudah sesuai aturan," kata Luhut yang mendampingi Emirsyah, Jumat (17/2).

Emirsyah pun enggan menjelaskan proses pemeriksaan dirinya hari ini. Dia mengatakan selama proses pemeriksaan ini, tidak ada sentimen negatif terhadap Garuda Indonesia.

Chairman situs belanja online MatahariMall.com itu pun berjanji akan kooperatif dalam proses perkara yang sedang berjalan.

"Kita koperatif apa adanya agar proses ini bisa lebih cepat jadi inilah yang kita inginkan dan tentunya kita harapkan bahwa ini tidak mengganggu Garuda Indonesia sendiri yah," tukasnya sambil bergegas meninggalkan gedung KPK.

Emir menjalani pemeriksaan kurang lebih 9 jam sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.45 WIB dengan cecaran pertanyaan dari penyidik KPK sebanyak 17 pertanyaan.

Seperti diketahui, dari kasus ini KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo, beneficial owner Connaught International, sekaligus pendiri PT Mugi Rekso Abadi.

Atas perbuatannya itu Emirsyah selaku penerima suap disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau Padal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 Jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Sedangkan Soetikno selaku pemberi dan perantara dari Rolls Royce disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 uu Tipikor Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 Jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Suap Eks Dirut Garuda
  2. Jakarta

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.