Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga Dihipnotis, Perempuan di Makassar Kehilangan Perhiasan dan Handphone

Diduga Dihipnotis, Perempuan di Makassar Kehilangan Perhiasan dan Handphone ilustrasi penipuan. shutterstock/ zentilia

Merdeka.com - Seorang perempuan berinisial A (42) diduga menjadi korban hipnotis pria yang baru dikenalnya lewat aplikasi pertemanan. Akibat kejadian itu, dia kehilangan kalung emas, handphone, dan uang.

Kaposek Ujungpandang AKP Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan penipuan yang dialami A. Berdasarkan keterangan, korban berkenalan dengan terduga pelaku berinisial SS dari aplikasi Badoo.

"Sebelumnya, antara korban dengan pelaku berkenalan melalui aplikasi Badoo. Selanjutnya sepakat bertemu di Hotel Artha Kencana, Makassar," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/11).

Usai keduanya bertemu, selanjutnya pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan di Pantai Losari Makassar. Sebelum sampai di Pantai Losari, pelaku mengaku hendak menukar uangnya USD100 di sebuah bank.

"Ternyata bukannya ke bank, pelaku malah masuk ke hotel. Saat di hotel korban hendak buang air kecil di kamar mandi hotel," bebernya.

Saat korban buang air kecil itulah, pelaku langsung menggasak barang-barang milik korban. Sejumlah barang berharga milik korban seperti kalung emas, uang dan handphone.

"Korban mengaku seperti terhipnotis dengan bujuk rayu pelaku, sehingga barang berharga milik korban diambil dan langsung ditinggal pergi begitu saja," kata dia.

Yusuf mengaku pihaknya telah mengantongi barang bukti CCTV hotel. Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya karyawan hotel.

"Guna mencari bukti petunjuk agar pelaku dapat segera terindentifikasi, mengingat saat menyewa kamar hotel, pelaku menggunakan KTP yang diduga kuat juga palsu," ucapnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP