Demi Peran di 'Kang Solah', Asri Welas Totalitas Peran: Rela Tak Makan Gula dan Ubah Suara Cempreng

Aktris Asri Welas menunjukkan totalitas luar biasa demi perannya di film 'Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung', bahkan rela tak makan gula. Simak perjuangan Asri Welas Totalitas Peran!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Demi Peran di 'Kang Solah', Asri Welas Totalitas Peran: Rela Tak Makan Gula dan Ubah Suara Cempreng
Aktris Asri Welas menunjukkan totalitas luar biasa demi perannya di film 'Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung', bahkan rela tak makan gula. Simak perjuangan Asri Welas Totalitas Peran! (Merdeka.com)

Aktris senior Asri Welas kembali mencuri perhatian dengan dedikasi totalnya dalam film terbaru berjudul "Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung". Demi menghidupkan karakter yang diperankan, Asri Welas Totalitas Peran dengan melakukan berbagai perubahan signifikan, mulai dari gaya bicara hingga pola makan. Perubahan ekstrem ini menunjukkan komitmennya yang mendalam terhadap setiap peran yang diembannya.

Dalam sebuah siaran pers di Jakarta, Asri Welas mengungkapkan tantangan besar yang dihadapinya untuk peran ini. Suaranya yang dikenal "cempreng" dan gaya bicaranya yang feminin harus diubah drastis menjadi lebih serius dan kalem. Selain itu, aktris yang dikenal ekspresif ini juga harus mengendalikan gerak tubuhnya agar tampil lebih tenang dan minim ekspresi, sebuah kontras dari karakter-karakter sebelumnya.

Totalitas Asri Welas ini tidak berhenti pada aspek vokal dan fisik semata. Ia bahkan rela tidak mengonsumsi gula sebagai bagian dari persiapannya. Langkah ini diambil untuk mendukung penampilannya yang dituntut minim gerak, memastikan setiap detail karakternya tersampaikan dengan sempurna kepada penonton.

Asri Welas dikenal dengan gaya bicaranya yang khas, manis, dan feminin, serta suaranya yang kerap disebut "cempreng". Namun, untuk perannya di "Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung", ia harus menanggalkan ciri khas tersebut. "Gimana kalau suaranya jangan cempreng, suaranya lebih serius, kalau ngomong juga lebih kalem," kata Asri, mengulang arahan yang diterimanya.

Tidak hanya intonasi suara, Asri Welas Totalitas Peran juga dalam mengendalikan gerak tubuhnya. Jika biasanya ia sangat ekspresif dan banyak bergerak, peran kali ini menuntutnya untuk tampil lebih tenang dan minim ekspresi. Perubahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Asri yang terbiasa dengan karakter dinamis.

Ia menggambarkan pengalamannya dengan unik, "Aku jadi banyak antara bengong atau mau kesambet, karena bayangin aku kan di Ratu-Ratu Queen banyak gerak, sini jadi dingin banget." Pernyataan ini menggambarkan betapa kontrasnya karakter baru yang ia perankan dibandingkan dengan peran-peran sebelumnya yang penuh energi.

Demi mendukung penampilannya yang minim gerak, Asri Welas bahkan rela melakukan hal ekstrem dengan tidak mengonsumsi gula. “Jadi aku banyak tidak makan gula. Biar tidak terlalu gerak. Jadi begitu," ujarnya. Pengorbanan ini menunjukkan betapa seriusnya Asri Welas Totalitas Peran dalam setiap aspek demi kesuksesan film.

Perjuangan Asri Welas dan seluruh tim produksi tampaknya membuahkan hasil. Saat ditanya tentang kesuksesan film tersebut, Asri Welas berkomentar, “Berhasil ya? Seram, tapi dapat lucunya juga". Film ini menjanjikan kombinasi horor dan komedi yang segar, sesuai dengan genre yang diusungnya.

Para pemain lain juga menyampaikan antusiasme mereka. Rigen Rakelna, pemeran Kang Solah, mengaku grogi bukan saat berakting, melainkan saat diminta bernyanyi dangdut di panggung. "Jujur, saya deg-degan. Dari rumah saya sudah terpikirkan, bagaimana reaksi penonton di gala premiere ini. Karena, ini film pertama saya sebagai pemeran utama," kata Rigen.

Senada dengan Rigen, Davina Karamoy yang memerankan tokoh Dara juga berbagi pengalamannya. "Ini adalah film pertama aku yang bergenre komedi. Selama syuting aku ga bisa menahan tawa, karena semua pemainnya bukan hanya lucu di depan kamera, tapi di luar kamera juga lucu," ungkap Davina, berharap film ini diterima pecinta film komedi.

Film komedi terbaru "Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung" telah menggelar acara gala perdana yang meriah di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh sutradara Herwin Novianto dan jajaran bintang komedian lintas generasi. Kehadiran sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun, yang menyutradarai film asli Pee Mak, turut memeriahkan acara tersebut.

Banjong Pisanthanakun memberikan pujian terhadap film ini. “Buat saya, film ini lucu. Chemistry para pemain. Mereka kompak sekali, bahkan improvisasi mereka sering membuat suasana syuting penuh kejutan. Itu yang saya percaya akan terasa juga di layar dan sampai ke penonton,” ujarnya, menunjukkan apresiasi terhadap adaptasi lokal ini.

Produser Frederica menambahkan bahwa gala perdana ini adalah cara Falcon Pictures merayakan film komedi dengan cara yang tidak biasa. "Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung memang penuh kejutan dan hiburan, jadi kami ingin gala premiere-nya juga terasa seru dan lepas. Mudah-mudahan, film ini bisa menghibur seluruh masyarakat Indonesia,” kata Frederica.

Film "Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung" akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 25 September 2025. Dengan jajaran pemain yang solid dan totalitas akting, termasuk Asri Welas Totalitas Peran, film ini diharapkan mampu memberikan hiburan segar bagi penikmat film komedi Tanah Air.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi