Dana BOS tak turun, guru non-PNS di Bekasi ancam mogok mengajar

Dana BOS tak turun, guru non-PNS di Bekasi ancam mogok mengajar. Ratusan guru non-PNS yang mengajar di SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi akan berunjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, mendesak dana bos segera cair sebelum April.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dana BOS tak turun, guru non-PNS di Bekasi ancam mogok mengajar
Ilustrasi Uang. ©2014 Merdeka.com

Ratusan guru non-PNS yang mengajar di SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi akan berunjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat. Sebab, hampir empat bulan tunjangan mereka belum dibayar."Bila sampai akhir April belum turun, kami akan mogok mengajar," kata seorang guru berstatus kontrak berinisial AJ, Rabu (19/4).Ia mengatakan, dampak dari terlambatnya honor yang diberikan oleh pemerintah provinsi membuat sejumlah tenaga pendidik di Kota Bekasi sudah ada yang mogok mengajar."Besok kami akan ke Bandung, rencananya Jumat akan melakukan aksi demonstrasi," ujar AJ.Menurut dia, kondisi ini mulai terjadi sejak kewenangan SMA dan SMK Negeri diambil alih oleh provinsi. Bahkan, sejak diambil tunjangan turun dari Rp 1 juta menjadi Rp 750 ribu."Kami iri dengan guru-guru yang ada di sekolah tingkat SMP dan SD," ujarnya.Berdasarkan data diperoleh, jumlah guru non-PNS yang kini menjadi tanggungan provinsi mencapai 478 orang. Mereka adalah staf tata usaha dan tenaga pengajar.Sebelumnya, puluhan Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK Negeri di Kota Bekasi pun mengeluh soal terlambatnya dana BOS Provinsi Jawa Barat. Mereka pun harus berutang untuk menutupi biaya operasional sekolah serta menggaji tenaga honerer yang ada di sekolahnya.

Rekomendasi