Daeng Kulle Tewas Ditebas Tetangga di Puskesmas Patalassang Gowa
Merdeka.com - Dua warga Desa Sunggumanai, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulsel, Daeng Bate, (32) dan Daeng Kulle, (50) terlibat perkelahian, Senin (10/12) pagi. Duel keduanya diduga karena dendam lama.
Keduanya sama-sama terluka dalam duel tersebut. Namun nahas bagi Daeng Kulle, nyawanya tidak bisa diselamatkan saat dibawa ke Rumah Syekh Yusuf Gowa.
Wakapolres Gowa, Kompol Muhammad Fajri Mustafa menjelaskan, awal perkelahian antara dua warga yang masih satu desa itu saat Daeng Bate mendatangi rumah Daeng Kulle. Kemudian perkelahian di antara keduanya terjadi.
Daeng Bate menebas gunakan parang dan Daeng Kulle melakukan perlawanan juga dengan parang. Fajri mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti apa motif perkelahian itu kecuali dugaan ada dendam lama antar keduanya.
"Saat sama-sama terluka, Daeng Bate pulang ke rumahnya dan diantar oleh keluarganya ke Puskesmas Patalassang. Saat Daeng Kulle yang juga ke Puskesmas itu diantar keluarganya sedang jalani perawatan medis, Daeng Bate yang melihat kehadiran Daeng Kulle, langsung melakukan penyerangan lagi. Akibatnya, Daeng Kulle selain tangan kirinya nyaris putus, ususnya juga terburai. Daeng Kulle dievakuasi ke RS Syekh Yusuf tapi nyawanya tidak sempat tertolong lagi," kata Kompol Muhammad Fajri Mustafa.
Adapun Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Herly Purnama yang juga dikonfirmasi mengatakan, kejadiannya baru tadi pagi sehingga masih banyak yang harus didalami mengenai peristiwa perkelahian yang menyebabkan tewasnya Daeng Kulle ini.
Hanya saja, kata Herly, perkelahian itu sementara ini diduga kuat karena dendam lama. Dendam lama yang dimaksud ini adalah terkait terbunuhnya salah seorang anak dari Syamsuddin dua tahun silam.
"Daeng Bate adalah adik dari Syamsuddin. Terbunuhnya anak Syamsuddin itu dua tahun silam diduga pelakunya adalah Daeng Kulle," kata Herly Purnama.
Untuk menghindari terjadi keributan susulan, jajaran Polres Gowa saat ini melakukan penjagaan di kediaman korban dan pelaku. Seraya meminta kepada warga agar sama-sama menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini ke polisi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya