Cerita Masa Kecil Veddriq Leonardo: Gigih Latihan Panjat Tebing saat Kebakaran dan Kabut Asap di Kalimantan

Ibunda atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, Rosita tak heran anaknya bisa meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Cerita Masa Kecil Veddriq Leonardo: Gigih Latihan Panjat Tebing saat Kebakaran dan Kabut Asap di Kalimantan
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo (kanan) berpelukan dengan wakil China, Wu Peng setelah memastikan kemenangan pada cabang olahraga pajat tebing nomor speed Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Prancis, Kamis (08/08/2024). (AFP/Jonathan Nackstrand) (@ 2024 merdeka.com)

Ibunda atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, Rosita tak heran anaknya bisa meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Rosita bercerita, Veddriq adalah petarung sejak kecil. Anaknya itu gigih berlatih meskipun di tengah kebakaran hutan dan kabut asap menyelimuti Kalimantan.

"Setiap hari bahkan di saat ada kebakaran hutan di Kalimantan, ia tetap berlatih di bawah kabut asap yang memenuhi langit Kalimantan,” kata Rosita dalam keterangan tertulis dilansir Antara, Kamis (8/8).

Selain itu, Rosita bercerita Veddriq kecil juga orang yang berpendirian teguh. Mental itu lah yang dibawa sang anak dalam setiap kejuaraan.

"Sejak kecil, Veddriq merupakan anak yang sangat gigih dan teguh pendirian. Jika dia mengatakan A, maka harus A," imbuh Rosita.

Terbaru, Veddriq memastikan diri menjuarai speed putra Olimpiade 2024 sehingga mendapatkan medali emas setelah mengalahkan Wu Peng dengan waktu 4,75 detik. Wu Peng sendiri mencatat waktu 4,77 detik.

Perjuangan Veddriq mendapatkan medali emas dimulai dengan mengalahkan atlet tuan tumah dalam perempat final dengan waktu 4,88 detik yang membuatnya lolos ke semi final.

Dalam semi final, penampilan Veddriq semakin mengilap. Ia menyelesaikan babak tersebut dengan catatan waktu 4,78 detik mengalahkan lawannya Reza Alipour Shenazandifard dari Iran yang mencatatn waktu 4,84 detik. Hasil tersebut membuatnya melaju ke final.

Veddriq jsempat menyamai rekor dunia tercepat milik Samuel Watson asal AS. Ia menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam babak akhir tersebut sehingga memastikan diri meraih medali emas mengalahkan lawannya Wu Peng asal Cina dengan waktu terbaik 4,75 detik.

Perolehan medali emas tersebut membuatnya menjadi atlet pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas dalam Olimpiade Paris 2024.

Rekomendasi