Cerita Jokowi Temui Dosen Pembimbing saat Kuliah di UGM, Obrolannya Bukan Hanya Soal Ijazah

Jokowi mengaku bicara banyak hal dengan Kasmudjo saat menemui di kediamannya.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Cerita Jokowi Temui Dosen Pembimbing saat Kuliah di UGM, Obrolannya Bukan Hanya Soal Ijazah
Cerita Jokowi Temui Dosen Pembimbing saat Kuliah di UGM, Obrolannya Bukan Hanya Soal Ijazah (Merdeka.com)

Di tengah polemik ijazah palsu, Selasa (12/5) siang, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri berkunjung ke Yogyakarta.

Di Kota Gudeg, mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo ini bertamu ke rumah Ir. Kasmudjo, pria 74 tahun yang merupakan Dosen Pembimbing Akademik saat Jokowi kuliah di S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Jokowi mengaku bicara banyak hal dengan Kasmudjo. Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menanyakan terkait adanya gugatan yang ditunjukan kepada Kasmudjo.

"Ya saya ke sana karena saya membaca, beliau pak Insinyur Kasmudjo, kemudian Dekan Fakultas Kehutanan, Rektor UGM digugat. Nah beliau ini kan sudah tua, sudah sepuh. Saya ke sana untuk mengonfirmasi apakah mungkin saya bisa membantu dari sisi tim hukumnya. Tapi ternyata sudah dibantu dari Fakultas Kehutanan UGM," ujar Jokowi di Solo, Rabu (14/5).

Ini Isi Obrolan Jokowi dengan Dosen Pembimbing

Selain menanyakan terkait gugatan kepada Kasmudjo, Jokowi juga mengaku membicarakan banyak hal. Terutama kaitannya dengan masa kuliah di UGM.

"Ya bicara mengenai pelajaran-pelajaran dan lainnya. Karena beliau ini yang memegang di lab-nya, sama di teorinya mengenai struktur dan sifat kayu. Ngeceki kayu satu per satu, ini kayu apa, oh merbau, ini kayu apa, kayu jati, ini kayu apa, kayu mahoni. Baunya seperti apa, beliau pak insinyur Kasmudjo itu jagonya," ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan, Kasmudjo menanggapi biasa adanya kasus gugatan ijazah yang dialami mantan mahasiswanya.

"Ya beliau ya biasa saja, " kata Jokowi.

Di singgung terkait kasus gugatan keaslian ijazahnya yang sudah merembet ke mantan dosen, dekan Fakutas Kehutanan hingga Rektor UGM, Jokowi menegaskan jika perkara tersebut harus segera dituntaskan.

"Ini memang sebetulnya hal yang ringan, tetapi ya memang harus diselesaikan di ranah hukum. Karena kalau enggak berkepanjangan terus," tegas Jokowi.

Rekomendasi