PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN EPI memboyong 100 anak yatim dhuafa untuk bertualang dan 'berguru' langsung pada alam di Taman Wisata Lebah Cibubur, Jawa Barat.
Bukan sekadar jalan-jalan biasa, wisata edukasi interaktif ini sengaja dirancang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Ratusan anak tersebut diajak menyelami dunia lebah dan memahami bagaimana serangga kecil ini menjadi aktor penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem bumi.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan mengungkapkan bahwa anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan berbagai jenis lebah, mulai dari Apis mellifera, Apis cerana, hingga lebah tanpa sengat Trigona. Mereka belajar mengenali karakteristik unik setiap spesies hingga melihat langsung proses budi daya madu.
"Pembelajaran dikemas secara interaktif sehingga anak-anak dapat belajar langsung dari alam melalui pengalaman yang menyenangkan," ujar Mamit dikutip dari Antara, Rabu (15/7).
Mamit menegaskan, aksi sosial YBM PLN EPI kini melompat lebih jauh. Program mereka tidak lagi sekadar menyodorkan bantuan materi (karitatif), melainkan fokus pada investasi jangka panjang berupa peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Advertisement
Amanah Zakat Pegawai dan Santunan 10 Muharam
Seluruh keseruan dan ilmu yang dibagikan hari itu lahir dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipotong secara profesional dari penghasilan para pegawai PLN EPI.
"Kepercayaan dari para pegawai menjadi bahan bakar bagi YBM PLN EPI untuk terus menghadirkan program yang berdampak nyata. Kami berharap semangat berbagi ini terus tumbuh untuk mendukung lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli lingkungan," tambah Mamit.
YBM PLN EPI juga menyerahkan santunan tunai kepada 40 anak yatim dhuafa untuk menyuntik semangat mereka dalam menggapai masa depan.
"Momentum 10 Muharam mengajarkan kita pentingnya memuliakan anak-anak yatim. Lewat santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memotivasi mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berani meraih cita-cita," pungkas Mamit.