Kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-15 dari 140 negara di dunia pada 2022, berdasarkan Situs pemeringkat militer dunia; Global Firepower.
Advertisement
Penambahan alutsista ini membuat TNI semakin disegani dan ditakuti dunia. Terlebih, kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-15 dari 140 negara di dunia pada 2022, berdasarkan Situs pemeringkat militer dunia; Global Firepower.
Advertisement
Selain Sukhoi Su-30, TNI AU juga punya Sukhoi Su-27. Sukhoi SU-27 merupakan pesawat tempur yang awalnya diproduksi Uni Soviet, dan dirancang oleh Biro Desain Sukhoi. Pesawat ini memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi.
Selain jet tempur, TNI AL juga memiliki helikopter anti-kapal selam dari Amerika Serikat.
Advertisement
DS-100 merupakan jenis sonar versi 1.38 kHz dari AQS-18A yang lebih populer. Alat ini mampu mendeteksi benda hingga kedalaman 500 menter untuk pemantauan dan pencarian bawah laut.
Advertisement
Kapal siluman bernama KRI Golok 688 milik TNI Angkatan Laut ini adalah pengganti dari KRI Kelewang yang terbakar usai uji coba di Banyuwangi pada September 2012 lalu.
Advertisement
Sementara itu, TNI AD memiliki Tank Leopard 2 buatan Rheimentall, Jerman.
Advertisement
Tank ini dioperasikan oleh Batalyon Kavaleri 8/2 Narasinga Wiratama di Pasuruan.
Advertisement
Kekuatan senjata ini adalah dengan sekali pukul dapat menghancurkan kepala orang yang dipukulnya. Senjata ini dianggap sakti karena pemberian dari dewa yaitu Batara Guru, sebagai hadiah pada waktu menikah dengan Dewi Erawati.