Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto pada Kamis (2/4) malam, menyebabkan duka mendalam bagi para korban. Bus Restu dengan nomor polisi N 7088 UG terguling di KM 689+500 jalur A, memicu kepanikan di antara penumpang. Peristiwa nahas ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka, membutuhkan penanganan medis segera.
Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melalui Kanit PJR 3 Polda Jatim, AKP Sudirman, telah mengonfirmasi dan menangani kecelakaan tersebut. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban. Seluruh korban, baik yang meninggal maupun yang terluka, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.
Kecelakaan Tol Jombang ini diduga kuat terjadi akibat pecah ban belakang yang kemudian membuat bus oleng dan terguling. Bus tersebut diketahui melaju dari arah Madiun menuju Surabaya saat insiden tragis ini terjadi. Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Advertisement
Advertisement
Bus Restu bernomor polisi N 7088 UG memulai perjalanannya dari Madiun dengan tujuan akhir Surabaya. Kendaraan ini melaju di jalur cepat Tol Jombang-Mojokerto pada Kamis malam. Setibanya di KM 689+500 jalur A, bus tiba-tiba mengalami insiden yang tak terduga.
Menurut keterangan Kanit PJR 3 Polda Jatim AKP Sudirman, kecelakaan ini bermula ketika bus diduga mengalami pecah ban belakang. Kejadian tersebut menyebabkan bus kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan. Akibatnya, bus tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terguling di ruas tol tersebut.
Salah seorang penumpang, Michele, seorang karyawan bank swasta dari Madiun, menceritakan detik-detik menegangkan tersebut. Ia mengaku sempat terkejut saat bus yang ditumpanginya tiba-tiba oleng. "Pertama bus oleng kemudian terbalik. Saat itu, penumpang juga penuh," kata Michele.
Advertisement
Meskipun Michele tidak mengetahui apakah sopir mengantuk, ia memastikan bus mengalami kecelakaan tunggal. Insiden ini menunjukkan betapa cepatnya sebuah perjalanan dapat berubah menjadi tragedi.
Advertisement
Kecelakaan tunggal bus di Tol Jombang ini menimbulkan dampak serius terhadap para penumpang. Satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, menambah daftar panjang korban kecelakaan lalu lintas. Belasan penumpang lainnya juga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Salah satu korban luka yang cukup parah adalah Syamsudin (49), kondektur bus, warga Desa Lamong, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Ia mengalami patah tangan bagian kiri akibat insiden tersebut. Saat ini, Syamsudin dan korban luka lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Petugas kepolisian dan tim medis segera melakukan evakuasi terhadap seluruh korban yang terlibat dalam kecelakaan ini. Korban meninggal dunia langsung dikoordinasikan dengan pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara itu, para korban luka-luka mendapatkan penanganan medis yang diperlukan di fasilitas kesehatan terdekat.
Advertisement
Penanganan cepat ini bertujuan untuk meminimalisir dampak lanjutan dari luka-luka yang dialami korban. Pihak berwenang terus berupaya memastikan semua korban mendapatkan hak perawatan yang layak.
Advertisement
Kesaksian penumpang menjadi salah satu elemen penting dalam memahami dinamika kecelakaan. Michele, salah satu penumpang yang selamat, memberikan gambaran mengerikan tentang kejadian tersebut. Ia merasakan bus oleng secara tiba-tiba sebelum akhirnya terbalik, dengan kondisi bus yang penuh penumpang.
Michele sendiri mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini, sehingga untuk sementara waktu tidak dapat bekerja. Pengalamannya menyoroti trauma yang dialami para korban. Meskipun demikian, ia tidak dapat memastikan apakah sopir mengantuk sebagai penyebab utama kecelakaan.
Setelah evakuasi korban, kendaraan bus yang terguling juga telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Proses evakuasi ini penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto.
Advertisement
Kasus kecelakaan ini selanjutnya dilimpahkan kepada Polres Jombang untuk penanganan lebih lanjut. Penyelidikan mendalam akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden dan menentukan ada tidaknya kelalaian. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews