Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Purbalingga datang di gedung KPK dengan 'salam metal'

Bupati Purbalingga datang di gedung KPK dengan 'salam metal' Bupati Purbalingga Tasdi. ©2018 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Setelah dibawa tim penyidik KPK ke ibu kota dengan menggunakan kereta api, Bupati Purbalingga Tasdi sampai ke gedung KPK.

Bupati Tasdi tiba pukul 04.59 WIB. Dia yang mengenakan kemeja ungu dan celana cokelat ini sempat memperlihatkan salam metal. Usai itu, ia digiring tim penindakan menuju lantai dua ruang pemeriksaan.

Usai penangkapan Bupati Tasdi di Purbalingga, tim penyidik KPK menyegel sejumlah ruangan. Selain ruangan, tim penindakan juga menyegel kendaraan roda empat berwarna hitam.

"Ada sejumlah ruangan dan benda yang kami lakukan KPK line (segel)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (5/6/2018).

Febri enggan merinci ruangan dan kendaraan yang disegel oleh tim penindakan KPK. Namun diduga ruangan dan kendaraan itu berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan Bupati Tasdi.

Febri mengatakan, penyegelan sejumlah ruangan dan kendaraan merupakan bagian dari penindakan. "Sebagai tindakan awal di lapangan," kata Febri.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Senin 4 Juni 2018 malam, tim penindakan KPK mengamankan enam orang, empat di Purbalingga dan dua di Jakarta.

6 Orang Diamankan

Dua dari enam orang yang diamankan, diketahui adalah Bupati Purbalingga Tasdi dan Kepala Unit Lelang Pengadaan (ULP). Bersama mereka, tim penindakan mengamankan sejumlah uang.

Informasi yang dihimpun, uang yang diamankan sekitar Rp 100 juta. Duit itu diduga berkaitan dengan tindak pidana suap proyek pembangunan di Kabupaten Purbalingga.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Bupati Tasdi dan lima orang lainnya yang diamankan.

Bupati Tadi diketahui resmi menjabat sejak 15 Februari 2016. Sebelum menjabat Bupati, dia merupakan Ketua DPRD Purbalingga dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014.

Tasdi sendiri pernah mengicipi jabatan Wakil Bupati Purbalingga dari 2014 hingga 2015. Sang terduga suap sendiri juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga periode 2015-2020.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP