Borneo FC Kalahkan Madura United 1-0, Perpanjang Rekor Kemenangan di Super League

Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin penting usai mengalahkan Madura United 1-0 di Stadion Segiri. Gol tunggal Douglas Coutinho di menit akhir memperpanjang rekor kemenangan Pesut Etam.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Borneo FC Kalahkan Madura United 1-0, Perpanjang Rekor Kemenangan di Super League
Borneo FC sukses memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi 11 laga beruntun setelah menundukkan Madura United 1-0 berkat gol telat Douglas Coutinho di Super League 2025/2026. (AntaraNews)

Borneo FC sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United dalam laga lanjutan Super League musim 2025/2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu malam, 22 November 2025.

Kemenangan dramatis tersebut memastikan tiga poin penting bagi skuad Pesut Etam di kandang sendiri. Gol semata wayang baru tercipta menjelang akhir pertandingan, memecah kebuntuan yang berlangsung sepanjang laga.

Hasil positif ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Borneo FC yang kini telah menyapu bersih kemenangan dalam sebelas pertandingan beruntun di liga. Pencapaian ini mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara.

Babak Pertama Penuh Tekanan

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Borneo FC langsung menunjukkan inisiatif serangan yang tinggi. Mereka bertekad untuk segera membongkar pertahanan solid yang dibangun oleh Madura United.

Penyerang asing Borneo, Mariano Peralta, beberapa kali mendapatkan peluang emas di depan gawang lawan. Namun, disiplinnya lini belakang Madura United yang dikoordinasi Pedro Monteiro berhasil menggagalkan setiap upaya tersebut.

Pada menit ke-10, Peralta sempat lolos dari kawalan ketat bek lawan, namun posisinya dinyatakan offside oleh wasit. Madura United mulai berani keluar menyerang di pertengahan babak pertama, menciptakan beberapa ancaman.

Peluang terbaik Madura United datang di menit ke-34, ketika Balotelli melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola membentur bek Borneo dan melaju ke gawang, namun mistar gawang menjadi penyelamat bagi tuan rumah.

Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, juga tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting di menit ke-43. Hingga jeda turun minum, skor kacamata 0-0 tetap tidak berubah di papan skor.

Douglas Coutinho Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Memasuki babak kedua, Borneo FC meningkatkan intensitas serangan mereka untuk memecah kebuntuan. Tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah memaksa para pemain Madura United bermain lebih keras dan agresif.

Dalam sepuluh menit pertama babak kedua, wasit terpaksa mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Madura United. Paulo Sitanggang, Novan Setyo Sasongko, dan M. Diansyah menerima peringatan tersebut.

Agresivitas Borneo terus berlanjut, dengan Peralta kembali mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih belum menemui target yang diinginkan.

Kebuntuan akhirnya pecah di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-89. Penyerang asal Brasil, Douglas Coutinho Gomes de Souza, muncul sebagai pahlawan bagi Borneo FC.

Memanfaatkan umpan matang dari Maicon, Coutinho berhasil menundukkan kiper Madura United, Adhytia Harlan. Gol semata wayang ini membuat Stadion Segiri bergemuruh merayakan keunggulan tim tuan rumah.

Di sisa waktu pertandingan, Madura United berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Namun, solidnya pertahanan Borneo FC membuat semua upaya tersebut menjadi sia-sia. Skor 1-0 untuk kemenangan Borneo FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kokoh di Puncak Klasemen

Tambahan tiga poin dari pertandingan ini memantapkan posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka kini mengoleksi total 33 poin, menunjukkan konsistensi performa yang luar biasa.

Kemenangan ini juga menegaskan dominasi Pesut Etam di liga dengan rekor 11 kemenangan beruntun. Performa impresif ini menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Madura United harus tertahan di posisi ke-11 dalam klasemen. Mereka baru mengumpulkan 13 poin dari sejumlah pertandingan yang telah dilakoni.

Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi Madura United untuk segera memperbaiki performa tim. Mereka perlu mencari strategi baru agar dapat bersaing di papan atas Super League.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi