Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bom rakitan meledak di Lapas 2 A Lhokseumawe

Bom rakitan meledak di Lapas 2 A Lhokseumawe Ilustrasi Bom Rakitan. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Sebuah bom rakitan meledak dalam Lapas 2 A Lhokseeumawe di Gampong Jawa Lama, Kecamatan Sakti. Akibatnya, seorang narapidana kritis dan seorangnya lagi luka ringan.

Ledakan terjadi siang sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu (23/10). Bom rakitan itu sebelum meledak ditemukan telah dimasukkan dalam lubang saluran pembuangan air di sebelah kanan Lapas.

Sebelum ledakan terjadi, ada seorang narapidana kasus KDRT, Tarmizi (37) yang sedang mengambil air minum sempat melihat ada seorang narapidana atas nama Fauzi kasus narkoba itu memasukkan sesuatu dalam lubang pipa air. Tak begitu lama, terjadilah ledakan dan mengakibatkan Fauzi mengalami luka parah.

"Setelah diletakkan pelaku menarik tali, kemudian terjadilah ledakan di dinding Lapas dan mengakibatkan dia luka parah," kata Tarmizi, saksi mata saat sedang kejadian.

Pelaku pun langsung terkapar di lokasi dengan kondisi luka-luka di sekujur tubuh, tangan kanan nyaris putus. Sedangkan saksi mata Tarmizi hanya luka ringan di dahinya.

Paska ledakan, keduanya pun langsung dibawa lari ke Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan medis.

Tarmizi hanya mengalami luka ringan sudah kembali ke Lapas kembali. Sedangkan Fauzi pelaku ledakan masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Menurut keterangan Tarmizi, paska ledakan itu terjadi ia sempat melihat di luar pagar Lapas ada dua pria menggunakan sepeda motor. Setelah terjadi ledakan, kedua pria itu langsung melarikan diri.

Ia menduga, kedua pria tersebut hendak menjemput Fauzi paska ledakan terjadi.

Pelaku Fauzi ternyata selain tersandung kasus narkoba, dia juga sebelumnya pernah terlibat kasus peledakan bom rakitan di Gampong Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolres Kota Lhokseumawe, AKBP Hendrik Budiman. Hingga sekarang, pihak masih terus melakukan pendalaman dan melakukan olah TKP.

"Fauzi terpaksa dilarikan ke rumah sakit, akibat mengalami luka sekujur tubuh. Saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe dikewal ketat oleh aparat kepolisian," katanya.

Hingga sekarang, pihak kepolisian sudah memanggil tiga narapidana untuk dimintai keterangan atas kejadian ini. Ketiga narapidana yang dipanggil itu masih berstatus sebagai saksi.

"Tiga orang saksi telah diamankan. Untuk dimintai kerangan lebih lanjut," jelasnya. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP