BNNP Jateng Proses Hukum 30 Tersangka Kasus Narkoba, Paling Banyak Dari Lapas

Selasa, 27 November 2018 01:03 Reporter : Danny Adriadhi Utama
BNNP Jateng Proses Hukum 30 Tersangka Kasus Narkoba, Paling Banyak Dari Lapas BNNP Jateng musnahkan Narkoba. ©2018 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Dalam 11 bulan, Badan Nasional Narkotika Provinsi Jateng setidaknya sudah memproses 30 tersangka dari 17 laporan penyalahgunaan narkoba mulai dari pengedar, kurir, pemakai di mana paling mendominasi pemesanan narkoba dari lapas.

"Tahun ini meningkat, sampai bulan November saja barang-barang bukti yang kita sita mencapai 10,30 kg dibanding tahun 2017 sekitar 3,150 gram. Dari 30 tersangka diproses tidak ada yang masuk rehab. Diantaranya ada yang dilimpahkan BNN Jawa Timur, satu tidak terbukti dan satu tersangka ditembak mati yakni Imam Yoga Prakoso," kata Kabid Pemberantasan BNNP Jateng saat usai pemusnahan barang bukti di kantor BNNP, Senin (26/11).

Dia menyebut banyaknya barang bukti dan tersangka yang telah diungkap ini menandakan peredaran narkoba di Jateng sendiri sangat meningkat. Terbukti banyaknya tersangka dilakukan penindakan.

"Paling banyak peredaran Soloraya, selebihnya hasil dikendalikan dari lapas," ungkapnya.

Dari beberapa barang bukti yang disita, petugas melakukan pemusnahan dengan menggunakan mesin Incinerator. Alat pemusnah narkoba ini baru dimiliki BNNP Jateng.

"Ini alat baru yang dimiliki BNNP Jateng, belum ada di BNNK. Jadi pemusnahan sesuai amanat pasal 91 UU minerba 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pemusnahan barang bukti narkotika sesuai ketetapan status barang bukti yang telah dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Semarang," jelasnya.

Suprinarto menjelaskan dalam pemusnahan semua barang bukti narkoba dimasukan dalam mesin Incenerator. Barang semua dimasukan kemudian dipanaskan dalam 600 derajat celcius.

"Dari pemanasan tersebut narkoba jenis sabu. Sebab suhu panas itu berubah jadi limbah asap," kata Suprinarto. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini