Blak-blak Mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terima Info Pertemuan Hasto Kristiyanto & Wahyu Setiawan di Pejaten

Hasyim ditanya mengenai pemahamannya tentang dugaan suap yang dilakukan Harun terhadap mantan koleganya, Wahyu Setiawan.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Blak-blak Mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari Terima Info Pertemuan Hasto Kristiyanto & Wahyu Setiawan di Pejaten
Mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari dihadirkan sebagai saksi di persidangan kasus suap dan perintangan penyidikan dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang duduk sebagai terdakwa. (© 2025 Liputan6.com)

Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Hasyim Asy'ari, yang merupakan mantan Ketua KPU, dihadirkan sebagai saksi untuk kasus yang melibatkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang dihadapkan sebagai terdakwa dalam dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait buronan Harun Masiku. Dalam kapasitasnya, Hasyim bukan sebagai eks ketua KPU RI, tetapi sebagai mantan komisioner KPU yang menangani divisi hukum, di mana kasus Harun Masiku terjadi pada tahun 2020.

Pada sidang yang berlangsung pada Jumat (16/5) malam itu, Hasyim ditanyai mengenai pengetahuannya tentang dugaan suap yang melibatkan Harun dan mantan rekannya, Wahyu Setiawan. Ketika tim jaksa KPK mengajukan pertanyaan, Hasyim menjawab, "Saya tidak mengetahui sendiri." Jaksa kemudian meminta klarifikasi, "Tidak mengetahui sendiri maksudnya?" Hasyim menjelaskan, "Saya tidak melihat ada pertemuan itu (langsung)."

Jaksa melanjutkan dengan menanyakan apakah Hasyim pernah mendapatkan informasi dari orang lain mengenai pertemuan tersebut, namun Hasyim mengaku lupa.

Jaksa menyebutkan nama lokasi, yaitu Pejaten Village, tetapi Hasyim juga tidak ingat. Selanjutnya, jaksa bertanya apakah Hasyim mengetahui adanya pertemuan antara Wahyu Setiawan dan Hasto Kristiyanto.

Hasyim menyebutkan nama Toni, staf Wahyu, dan menjelaskan, "Dapat saya jelaskan bahwa saya mengetahui dari cerita Toni, staf Wahyu.

Bahwa terjadi pertemuan di Pejaten Village, Kemang, antara Wahyu Setiawan dan Hasto Kristiyanto dan hal ini juga dibenarkan dari cerita Yakub Widodo kepada saya," ungkap Hasyim.

Kesaksian Hasyim

Hasyim menegaskan bahwa ia tidak menyaksikan langsung pertemuan yang dimaksud, melainkan hanya menerima informasi dari sumber ketiga. "

Seingat saya, saat itu Mas Wahyu sedang dalam perjalanan bersama Mas Toni, kemudian (Wahyu) ditangkap oleh KPK, tetapi beberapa hari setelahnya, Mas Toni dibebaskan. Saya ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi di balik itu," ungkapnya.

Untuk diketahui, Toni Daya merupakan staf Wahyu, sementara Yakub Widodo adalah teman lama Wahyu. Di sisi lain, ketika ditanya mengenai sosok lain yang terlibat seperti Donny Tri, Hasyim mengaku tidak mengenalnya dan tidak memiliki informasi lebih lanjut tentangnya.

Infografis Kronologi Hasto Kristiyanto Ditahan KPK. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kronologi Hasto Kristiyanto Ditahan KPK. (Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi