Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara telah mengumumkan kesiapan dana tunai sebesar Rp1,4 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 27 persen dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,17 triliun.
Penyediaan dana tunai yang lebih besar ini merupakan langkah antisipatif BI Sulut terhadap lonjakan aktivitas ekonomi dan tradisi berbagi yang selalu meningkat menjelang hari raya. Kesiapan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran transaksi dan kebutuhan uang pecahan kecil di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Kepala BI Sulut, Joko Supratikto, menyatakan hal ini saat peluncuran program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Manado pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Program SERAMBI 2026 berlangsung dari 18 Februari hingga 13 Maret 2026, menawarkan berbagai layanan penukaran uang resmi.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Alokasi dan Perluasan Layanan Penukaran Uang
Kebutuhan uang tunai Ramadhan Idul Fitri di Sulawesi Utara diproyeksikan meningkat, mendorong BI Sulut untuk mengalokasikan dana tunai yang lebih besar tahun ini. Peningkatan 27 persen dari tahun sebelumnya menjadi Rp1,4 triliun menunjukkan komitmen BI dalam mendukung stabilitas ekonomi lokal.
Joko Supratikto menjelaskan bahwa peningkatan ini bertujuan untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan uang tunai. Hal ini sejalan dengan tradisi masyarakat berbagi serta peningkatan aktivitas ekonomi selama bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.
Untuk memudahkan masyarakat, layanan penukaran uang diperluas ke berbagai daerah. Tidak hanya di Manado, layanan kas keliling kini juga menjangkau Kota Tomohon, Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Bolaang Mongondow.
Advertisement
Program SERAMBI 2026 menyediakan 14.000 paket penukaran, di mana setiap paket bernilai Rp5,3 juta. Paket tersebut terdiri dari berbagai pecahan uang, mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000, yang sangat dibutuhkan untuk transaksi harian dan kegiatan sosial keagamaan.
Advertisement
Antisipasi Antrean dan Pemanfaatan Aplikasi PINTAR
Kebutuhan uang pecahan kecil seringkali meningkat tajam selama Ramadhan, yang berpotensi menimbulkan antrean panjang di lokasi penukaran. Kondisi ini juga dapat membuka peluang bagi pihak tidak resmi untuk menawarkan jasa penukaran uang dengan biaya tambahan.
Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan penukaran resmi yang disediakan untuk menghindari risiko tersebut. Pemesanan layanan penukaran dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PINTAR, yang dapat diakses melalui situs pintar.bi.go.id.
Layanan kas keliling BI Sulut dirancang untuk mendekatkan akses penukaran uang kepada masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor bank. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan tradisi berbagi selama Ramadhan dengan lebih aman dan tertib.
Advertisement
Advertisement
Edukasi Rupiah dan Komitmen Bank Indonesia
Selain menyediakan layanan penukaran, kegiatan SERAMBI 2026 juga menjadi sarana edukasi penting bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar semakin "Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah".
Edukasi tersebut mencakup pentingnya merawat uang Rupiah agar tetap layak edar serta mendorong penggunaan layanan penukaran resmi. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk menjaga kualitas uang yang beredar di masyarakat.
Bank Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran dan pemerataan distribusi Rupiah. Mereka juga berjanji untuk terus memberikan layanan publik yang aman dan tertib sepanjang periode Ramadhan dan Idul Fitri.
Advertisement
Peluncuran program ini ditandai dengan penyematan topi kepada petugas kas keliling dan pelepasan mobil kas keliling secara simbolis. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan perbankan di Sulawesi Utara, menandai dimulainya layanan penukaran uang Rupiah secara resmi.
Sumber: AntaraNews