Besok, Polisi Autopsi Jenazah Wakil Bupati Sangihe

Minggu, 13 Juni 2021 21:03 Reporter : Nur Habibie
Besok, Polisi Autopsi Jenazah Wakil Bupati Sangihe Jasad Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Diterbangkan ke Manado. ©ANTARA/HO-Dok. Pribadi

Merdeka.com - Bareskrim Mabes Polri akan melakukan autopsi terhadap jenazah Wakil Bupati Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong yang meninggal saat perjalanan penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

"Hasil komunikasi dengan Wakapolda dan Dirreskrimum menyatakan autopsi akan dilaksanakan besok," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian saat dihubungi merdeka.com, Minggu (13/6).

Untuk proses autopsi ini sendiri nantinya akan dilakukan oleh Polda Sulawesi Utara, dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum).

"Untuk proses autopsi sepenuhnya oleh Polda Sulut, Bareskrim akan lakukan asistensi manakala dibutuhkan," ujarnya.

Andi menyebut, sebelum melakukan autopsi pada Senin (14/6) besok. Polisi lebih dulu melakukan komunikasi dengan pihak keluarga.

"Polda tentu sudah melakukan komunikasi secara intens dan baik dengan semua pihak supaya itu bisa terlaksana," sebutnya.

Tolak Autopsi

Secara terpisah, Koordinator Gerakan Save Sangihe Island, Alfred mengungkapkan, jika pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Helmud. Karena, korban sendiri mempunyai riwayat penyakit semasa mudanya.

"Pihak keluarga menolak autopsi. Terus dari keluarga dapat keterangan bahwa semasa muda beliau pernah mengidap asma, terus di usia dewasa punya riwayat diabetes, maag dan gangguan jantung," ungkap Alfred.

Menurutnya, ketidakinginan keluarga untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Helmud karena tidak mau organ tubuhnya dibedah.

"Sepertinya rasa tidak rela kalau jenazah orang yang mereka sayangi dibedah. Soal emosional keluarga," ujarnya.

Untuk kasus meninggalnya Helmud ini sendiri pihaknya mengaku belum mendapat kabar dari pihak keluarga apakah peristiwa ini akan dilanjutkan untuk dilakukan investigasi atau tidak.

"Sejauh ini kami belum mendapat respon apa keluarga menghendaki investigasi atas kematian pak Helmud. Dorongan untuk itu justru datang dari kawan-kawan pegiat lingkungan baik di Sangihe, Manado dan Nasional. Supaya ada kepastian di publik dan tidak melebar kemana-mana," jelasnya.

Untuk jenazah Helmud sendiri, kata Alfred, akan dilakukan pada Senin (13/6) siang. "Belum (dimakamkank), rencana besok siang baru dimakamkan," tutupnya.

Wabup Sangihe Meninggal

Sebelumnya, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong tutup usia saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe, Maya Budiman mengatakan, informasi yang diperoleh bahwa Helmud Hontong menumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT 740 menempati Seat: 25E ditemani Harmen Kontu selaku ajudan yang duduk di seat 25F.

"Pukul 16.17 saat di bandara Hasanudin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Bapak Helmud yang sudah tidak sadarkan diri," kata dia, dilansir Antara, Rabu (9/6).

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

"Jenazah saat ini sementara berada di tempat pemulasaran jenazah CV Daya Mitra Husada dipersiapkan untuk diterbangkan ke Manado terus ke Tahuna pada hari Kamis 10 Juni," katanya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini