Beberapa Pasien Positif Corona Lupa Aktivitas Selama 14 Hari Terakhir
Merdeka.com - Pemerintah mengungkapkan kendala dalam melakukan penelusuran (tracing) jejak pasien positif virus corona (Covid-19). Salah satunya yakni, beberapa pasien positif virus corona kerap kali lupa aktivitasnya selama 14 hari terakhir.
"Beberapa kendala di dalam tracing adalah sering kali pasien yang sudah jelas-jelas positif tidak mampu mengingat dengan baik dalam 14 hari terakhir ketemu siapa, dimana," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (11/3).
Kendati begitu, Yurianto mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penelusuran untuk mengetahui kontak dekat para pasien. Dengan begitu, pemerintah dapat menekan penyebaran virus asal Wuhan, China itu.
"Ini yang menjadi tantangan kita. Oleh karena itu, kita akan tetap melakukan ini (tracing)," ucapnya.
"Tetapi yang paling penting bagi kita adalah bagaimana memberdayakan masyarakat di sekitarnya dan memberikan edukasi yang semaksimal mungkin agar mereka merespon ini dengan sikap yang hati-hati tetapi tidak panik," tutur Yurianto.
Ada 27 Pasien Positif Corona, 1 Meninggal
Hingga kini, total 27 pasien positif virus corona di Indonesia. Satu pasien yang merupakan WNA dinyatakan meninggal dunia. Dia masuk ke kategori imported case atau terinfeksi virus corona dari luar negeri.
Sementara dua pasien lainnya sudah dinyatakan sembuh atau negatif corona. Keduanya teregister sebagai pasien 06 dan 14.
"Pasien 06 dan 14 ini sudah dua kali diperiksa negatif. Artinya sedang mengedukasi untuk persiapan pulang dengan menggunakan self isolated," jelas Yurianto.
Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya