Wamena, Papua Pegunungan – Batalyon Infanteri (Yonif) 756/WMS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jayawijaya telah sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah. Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Batalyon 756/WMS.
Acara yang berlangsung di Wamena pada Sabtu, 22 November, ini bertujuan untuk mengumpulkan pasokan darah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat Batalyon dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga sekitar.
Komandan Batalyon 756/WMS, Letkol Inf Yoel Sry Liga, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu banyak pihak. Darah yang terkumpul akan disalurkan melalui PMI untuk berbagai keperluan medis yang mendesak.
Advertisement
Advertisement
Letkol Inf Yoel Sry Liga menjelaskan bahwa kolaborasi dengan PMI Kabupaten Jayawijaya sangat penting. Tujuannya adalah memastikan hasil donor darah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kerja-kerja kemanusiaan di wilayah tersebut.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya diikuti oleh para prajurit Batalyon 756/WMS. Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XL Yonif 756/WMS juga turut berpartisipasi aktif dalam menyumbangkan darah mereka.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Batalyon 756/WMS untuk membantu kesulitan masyarakat dalam bidang kesehatan sekaligus meningkatkan hubungan yang baik dengan instansi yang ada di Wamena,” ujar Letkol Inf Yoel Sry Liga.
Advertisement
Partisipasi luas dari prajurit dan keluarga menunjukkan semangat solidaritas yang tinggi. Mereka berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jayawijaya.
Advertisement
Letkol Inf Yoel Sry Liga lebih lanjut menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat solidaritas dan kepedulian. Tujuannya sangat mulia, yakni menyelamatkan nyawa melalui donor darah yang diberikan.
“Dengan memberikan sebagian kecil dari darah, kita memiliki kesempatan untuk memberikan harapan menyelamatkan nyawa orang lain,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa setiap tetes darah memiliki potensi besar untuk mengubah hidup seseorang.
Inisiatif ini menegaskan peran Batalyon 756/WMS tidak hanya dalam aspek pertahanan. Mereka juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Advertisement
Komandan Batalyon berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini akan terus berlanjut di masa mendatang. Hal ini sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan untuk tujuan kemanusiaan masyarakat di wilayah Papua.
Advertisement
“Kami berharap kehadiran kami bukan sekadar untuk memperkuat pertahanan darat,” kata Letkol Inf Yoel Sry Liga. Ia melanjutkan, “tetapi juga dapat memberikan sumbangsih kemanusiaan dalam bentuk darah kepada masyarakat yang membutuhkan.”
Komitmen ini mencerminkan visi Batalyon 756/WMS sebagai bagian integral dari komunitas. Mereka berupaya memberikan dampak positif di luar tugas militer utama.
Kerja sama dengan PMI Jayawijaya memperkuat jaringan kemanusiaan di Papua Pegunungan. Ini memastikan bantuan medis dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Advertisement
Kegiatan donor darah ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan organisasi kemanusiaan sangat efektif. Ini dapat menciptakan perubahan berarti bagi kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews