Bara JP Minta Seluruh Komponen Bangsa Bersatu Melawan Virus Corona
Merdeka.com - Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia semakin meningkat. Data terakhir, Jumat (20/3), terdapat 369 kasus positif Corona di wilayah Indonesia. Seluruh komponen bangsa diharapkan bersatu untuk melawan virus yang telah memakan korban ribuan jiwa di seluruh dunia tersebut.
Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S. Sirait mengajak semua komponen bangsa untuk bahu-membahu membantu pemerintah. Dia juga mengajak agar membangun narasi optimis sehingga masyarakat bisa tenang dan tidak panik.
Dia mengatakan, Pemerintah telah dan akan terus melakukan segala upaya untuk menghadapi virus Covid-19. Ia menyebut beberapa langkah sudah dilakukan, pembelian rapid test, pembelian obat 5 juta obat, dan akan menyebar hampir 5 juta masker.
"Pemerintah juga sudah menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran dan Hotel Patra Pertamina sebagai rumah sakit khusus Covid-19. Seluruh rumah sakit milik pemerintah juga sudah disiagakan," kata Viktor kepada wartawan, Jumat (20/3).
Dia menyebut, Jokowi sudah memerintahkan kementerian, BUMN, Kementerian PU, dan yang lainnya untuk siaga penuh dan menyiapkan segala sesuatu terkait infrastruktur melawan penyebaran Covid-19.
Dia menambahkan bangsa ini butuh kerja sama semua pihak karena tidak semua hal harus ditangani pemerintah. Ia menyebut kerja sama dari masyarakat paling dibutuhkan, misalnya mengurangi kegiatan di luar rumah, tidak membuat kerumunan, dan mengikuti dengan ketat arahan dan protokol kesehatan dari pemerintah.
"Tidak ada yang tidak bisa dihadapi bangsa ni jika kita semua, pemerintah, masyarakat kerja sama. Soliditas bangsa ini diuji. Presiden Jokowi akan menggerakkan semua kekuatan dan sumberdaya dalam menghadapi bencana ini dan kita harus optimis," ujarnya.
Dia juga menyinggung para tokoh dan pejabat yang justru mengeluarkan narasi yang kontra produktif dan pesimisme dalam menghadapi virus tersebut.
"Ini bencana nasional, kita harus membantu pemerintah minimal dengan tidak mengeluarkan narasi yang kontra produktif atau menyebar ketakutan pada masyarakat. Kita harus memberi keyakinan pada masyarakat bahwa Indonesia tangguh menghadapi bencana ini," katanya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya