Banjir rob kembali melanda sejumlah wilayah pesisir di DKI Jakarta pada Sabtu pagi, 6 Desember. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 16 Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan terdampak genangan. Fenomena ini terjadi di Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi data tersebut. Petugas langsung bergerak cepat untuk menangani dampak banjir pesisir ini. Ketinggian air bervariasi di setiap lokasi yang terdampak.
Peristiwa ini dipicu oleh fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee. Kondisi tersebut sebelumnya telah diperingatkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghubungi layanan darurat jika diperlukan.
Advertisement
Advertisement
Detail Wilayah Terdampak Banjir Rob Jakarta
Dampak banjir rob pada Sabtu pagi terfokus di dua wilayah utama DKI Jakarta. Di Jakarta Utara, tercatat lima RT tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Tiga RT di Kelurahan Pluit mengalami genangan setinggi 25-60 sentimeter.
Sementara itu, dua RT di Kelurahan Marunda juga terdampak dengan ketinggian air antara 15-25 sentimeter. Selain permukiman, satu ruas jalan penting juga tidak luput dari genangan. Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan Jakarta International Stadium (JIS) Kelurahan Papanggo, tergenang setinggi 20 sentimeter.
Di Kabupaten Kepulauan Seribu, situasi serupa juga terjadi di beberapa pulau. Sebanyak 11 RT dilaporkan tergenang banjir rob. Empat RT di Kelurahan Pulau Tidung terendam dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter.
Advertisement
Tiga RT di Kelurahan Pulau Harapan mengalami genangan 10-20 sentimeter, dan empat RT di Pulau Panggang terendam hingga 30 sentimeter. Mohamad Yohan memastikan bahwa seluruh lokasi terdampak saat ini telah dalam penanganan petugas gabungan.
Advertisement
Peringatan Dini dan Penyebab Banjir Rob Jakarta
Fenomena banjir rob yang terjadi ini bukan tanpa peringatan sebelumnya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok telah mengeluarkan peringatan dini. Peringatan tersebut berlaku untuk periode 1 hingga 10 Desember 2025.
Peringatan dini ini dikeluarkan seiring dengan potensi peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Hal ini disebabkan oleh kombinasi fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan purnama dan perigee (supermoon). Kondisi tersebut secara signifikan dapat memicu banjir pesisir.
Dampak dari fenomena ini juga terlihat pada kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan. Pada Sabtu pagi pukul 09.00 WIB, status Pintu Air Pasar Ikan mencapai Bahaya atau Siaga 1. Situasi ini mengindikasikan potensi genangan yang lebih luas di wilayah pesisir Jakarta.
Advertisement
Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG dan BPBD DKI Jakarta. Kewaspadaan sangat diperlukan mengingat potensi genangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Advertisement
Respons Cepat dan Imbauan BPBD DKI Jakarta
Menanggapi situasi banjir rob ini, BPBD DKI Jakarta segera mengambil langkah-langkah responsif. Pengerahan personel dilakukan untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Koordinasi intensif juga dijalin dengan berbagai dinas terkait.
Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan turut dilibatkan. Mereka bertugas melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi optimal. Upaya ini dilakukan bersama lurah dan camat setempat.
Selain penanganan di lapangan, BPBD DKI juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas jika diperlukan. Kesiapsiagaan ini penting untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan yang memadai. Langkah proaktif ini merupakan bagian dari mitigasi bencana.
Advertisement
BPBD DKI Jakarta juga tidak lupa mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, warga dapat segera menghubungi nomor telepon 112. Layanan darurat ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Sumber: AntaraNews