Banjir di Bali 191 KK Terdampak dan 145 Orang Dievakuasi, 1 WNA Tewas Hanyut

Hujan deras melanda wilayah Pulau Bali, Sabtu (13/12/2025). Akibatnya, sejumlah lokasi diterjang banjir.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Banjir di Bali 191 KK Terdampak dan 145 Orang Dievakuasi, 1 WNA Tewas Hanyut
Tiga desa di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, terdampak Banjir Muara Enim akibat luapan Sungai Kelekar, merendam 88 rumah dan membuat 229 warga terdampak. (AntaraNews)

Hujan deras melanda wilayah Pulau Bali, Sabtu (13/12/2025). Akibatnya, sejumlah lokasi diterjang banjir. Di Kota Denpasar, ada 191 Kartu Keluarga (KK) terdampak banjir dan 145 orang telah dievakuasi, Minggu (14/12).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengatakan hujan sedang dan lebat terjadi di seluruh wilayah Pulau Bali.

"Untuk saat ini (banjir) sudah mulai surut dan warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing," kata Agung Teja saat dikonfirmasi.

Ia menerangkan, untuk di wilayah Kota Denpasar ada 19 titik yang dilanda banjir. Di Desa Pemecutan Kelod terdapat dua titik, di Desa Padang Sambian 14 titik 20 orang dievakuasi dan sudah kembali ke rumah masing-masing serta perlu bantuan pembersihan lumpur.

"Warga terdampak sementara 191 KK (Kartu Keluarga)," imbuhnya.

Di Desa Padang Sambian Kelod ada dua titik dan 145 orang dievakuasi di Jalan Dewi Saraswati, Padang Sambian Kelod.

"Desa Pemecutan (1 titik), Kelurahan Sanur (1 titik)".

Sementara di Kabupaten Badung ada sembilan titik banjir. Di Desa Kerobokan Kelod empat titik banjir dan empat orang dievakuasi di Gang Mekar Sari, dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

Di Keluaran Seminyak satu titik, di Desa Tibubeneng satu titik dan ditemukan satu WNA meninggal dunia. Di Desa Kerobokan Kaja satu titik, dan Kelurahan Legian satu titik.

"Evakuasi satu korban meninggal WNA (Desa Tibubeneng) ke RSUP Prof Ngoerah. (Korban) hanyut terseret banjir," ujarnya.

Rekomendasi