Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung melaporkan bahwa pergerakan Arus Lalu Lintas Lebaran 1447 Hijriah di wilayah selatan didominasi oleh pemudik lokal. Data terkini menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terjadi seiring dengan momen perayaan Hari Raya Idulfitri yang kerap diisi dengan silaturahmi keluarga.
Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, pada Sabtu (21/3) menjelaskan bahwa jalur Nagreg menjadi koridor dengan pergerakan lalu lintas tertinggi. Jalur ini mencatat puluhan ribu kendaraan melintas di kedua arah pada hari Lebaran. Peningkatan ini murni disebabkan oleh aktivitas pemudik lokal yang bergerak di sekitar wilayah Bandung dan sekitarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kabupaten Bandung telah melakukan berbagai upaya pengaturan lalu lintas. Koordinasi erat juga terjalin dengan pihak kepolisian untuk menerapkan rekayasa lalu lintas situasional. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Koridor Nagreg, yang menghubungkan Bandung menuju Garut dan sebaliknya, mencatat volume kendaraan yang sangat tinggi pada hari Lebaran hingga pukul 16.00 WIB. Tercatat 76.064 kendaraan melintas di kedua arah, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 67.622 kendaraan. Peningkatan ini disebabkan oleh pertemuan antara pemudik lokal dengan wisatawan yang menuju destinasi populer seperti Pangandaran, Cipanas, Garut, dan Darajat.
Secara rinci, sebanyak 53.742 kendaraan bergerak menuju arah Garut dan Tasikmalaya. Sementara itu, 22.322 kendaraan tercatat melintas kembali menuju arah Bandung. Data ini mengindikasikan bahwa jalur Nagreg tetap menjadi arteri utama bagi pergerakan masyarakat pada momen Lebaran.
Kondisi ini memerlukan perhatian khusus dari petugas di lapangan untuk memastikan kelancaran Arus Lalu Lintas Lebaran. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas menjadi kunci untuk menghindari kemacetan parah. Masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan selalu memantau informasi lalu lintas terkini.
Advertisement
Advertisement
Selain Nagreg, pergerakan kendaraan juga terpantau ramai di jalur menuju Ciwidey dan Pangalengan. Koridor Soreang–Ciwidey mencatat 31.406 kendaraan melintas pada hari Lebaran. Sementara itu, di koridor Banjaran–Pangalengan, sebanyak 26.918 kendaraan terpantau melintas.
Eric Alam Prabowo memprediksi bahwa pergerakan wisata di wilayah Ciwidey dan Pangalengan akan mulai meningkat pada esok hari. Hal ini mengingat kedua lokasi tersebut merupakan destinasi favorit bagi warga lokal maupun luar daerah. Antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan wisatawan tersebut.
Dishub Kabupaten Bandung telah melakukan sejumlah upaya antisipasi untuk menjaga kelancaran Arus Lalu Lintas Lebaran. Pengaturan lalu lintas intensif dilakukan di titik-titik rawan kemacetan, serta penempatan petugas di jalur-jalur wisata. Koordinasi dengan kepolisian juga terus dilakukan untuk penerapan rekayasa lalu lintas situasional. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan tetap berhati-hati, terutama di jalur wisata dan arus balik menuju Bandung.
Advertisement
Sumber: AntaraNews