Arus Balik Belum Tuntas, 15 Persen Kendaraan Belum Masuk Jakarta

Diperkirakan bahwa sisa kendaraan tersebut berasal dari daerah Jawa Barat serta melewati jalur Trans Jawa.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya - Reporter
Arus Balik Belum Tuntas, 15 Persen Kendaraan Belum Masuk Jakarta
Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama beroperasi secara penuh untuk layani kendaraan menuju arah Jakarta saat arus balik Lebaran 2025. (Jasa Marga) (© 2026 Liputan6.com)

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaporkan bahwa sekitar 15 persen kendaraan masih berada di luar Jakarta hingga malam hari pada 28 Maret 2026. Kendaraan yang tersisa ini diperkirakan berasal dari wilayah Jawa Barat serta jalur Trans Jawa.

"Malam ini kemungkinan tinggal 15%. Ini bagian dari Jawa Barat, Trans Jawa, kemungkinan besok tidak terlalu bangkitan tinggi tapi tetap kami persiapan apabila bangkitan arus yang dari timur," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suraynugroho, seperti yang dikutip pada Minggu (29/3/2026).

Agus juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dari arah selatan, yang dinilai sulit untuk dikendalikan berdasarkan parameter Gerbang Tol (GT) Kalikangkung. Meskipun demikian, jika terjadi lonjakan volume kendaraan, Korlantas telah mempersiapkan untuk melaksanakan sistem one way tahap tiga.

"Oleh sebab itu kemungkinan nanti juga ada bangkitan yang cukup tinggi dan kami sudah siap untuk melakukan one way tahap tiga yang sudah kita persiapkan mana perlu nanti kita tarik ke 414 lihat daripada trafik yang kita kelola," tambah Agus.

Sementara itu, Agus juga menerapkan sistem one way tahap II presisi dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta. Menurut Agus, skema ini cukup efektif dalam menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur Trans Jawa.

Selain itu, ia juga sempat menerapkan contraflow satu lajur di ruas KM 70 hingga KM 55 untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan. "Hasil monitoring menunjukkan bahwa arus di jalan tol cukup terkendali. Dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta masih berjalan baik. Selain itu, diterapkan contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek, dan hingga malam (Sabtu, 28 Maret 2026) ini kondisi tetap terkelola dengan baik," kata Agus.

Agus menjelaskan bahwa untuk normalisasi lalu lintas, pihaknya masih mempertimbangkan kondisi di lapangan. Normalisasi belum dilakukan karena arus kendaraan menuju Jakarta masih cukup padat.

"Untuk saat ini, normalisasi belum dilakukan karena arus menuju Jakarta masih cukup padat. Secara keseluruhan, one way tahap kedua masih dipertahankan hingga Minggu (29/3/2026), sambil terus dilakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan arus lalu lintas," tandasnya.

Rekomendasi