Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arsitek tewas dibunuh tukang pijat dikenal menggandrungi hal klenik

Arsitek tewas dibunuh tukang pijat dikenal menggandrungi hal klenik Rekonstruksi pembunuhan arsitek. ©2018 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Feri Firman Hadi (54) arsitek yang ditemukan tewas di rumahnya Komplek Poin Mas Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat, dikenal sebagai pribadi terbuka. Dia bahkan sering beribadah ke masjid. Namun sejak setahun belakangan, sikapnya berubah. Dia menjadi jarang beribadah bersama di masjid.

Sebelumnya dia sering mengobrol dengan tetangga dan Ketua RW. Namun entah apa penyebabnya setahun ini dia seolah menjaga jarak. "Dulu mah sering ngobrol. Sekarang cuma sekedar menyapa hai gitu saja," kata Ketua RW 011, Wahyudi, Jumat (12/1).

Feri sudah bercerai dengan istrinya sejak lima tahun lalu. Sejak itu dia hanya tinggal sendiri di rumahnya di Blok A2 Nomor 5. Rumah berpagar besi hitam itu sering didatangi orang. Informasi menyebutkan, di rumah itu sering ada pengajian. "Biasanya malam hari sehabis Maghrib," tukasnya.

Feri diketahui menyenangi barang klenik. Di rumahnya diketahui ada ruangan khusus untuk ritual. Bahkan dia percaya akan adanya harta karun. Ketua RW sendiri mengaku tidak begitu mengenal sosok Feri yang infonya senang akan hal klenik. "Dari segi penampilan memang agak seperti klenik," tandasnya.

Menurutnya, Feri tidak memiliki musuh di lingkungan. Dia bersosial dengan baik. "Tidak ada ya (musuh). Orangnya baik ko," ujarnya.

Wahyudi juga mengaku tidak mengenal pelaku. Dia mengaku tidak pernah melihat pelaku sebelumnya. "Enggak pernah lihat kalau pelakunya," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP