Antisipasi debu di tol darurat, PUPR lakukan penyiraman secara rutin
Merdeka.com - Kepala Balitbang Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, jalan tol darurat Brebes-Gringsing yang belum beraspal menimbulkan banyak debu. Sehingga bisa mengganggu pandangan pengendara pemudik.
Danis mengungkapkan, pemudik tidak perlu khawatir karena akan dilakukan penyiraman secara rutin untuk meminimalisir debu yang ditimbulkan dari jalan belum beraspal.
"Debu ini kita bersihkan secara rutin dilakukan pembersihan secara rutin. Sebetulnya kita itu H-10 sudah selesai dengan persiapan sarana tadi. Sekarang sedang dalam tahap melakukan evaluasi dan tahap kontrol. Berdebu, kita tambah penyiraman air," katanya di Galeri Nasional Jakarta, Kamis (22/6).
Dirinya mengakui, masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi, terlebih terkait rambu-rambu jalan dan penerangan yang masih perlu dilengkapi.
"Kurang rambu kita tambah rambu. Kemudian di beberapa titik yang memang memerlukan tambahan kelengkapan prasaran kita lengkapi," jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya jalan tol darurat Brebes-Batang dapat memecah kemacetan selama arus mudik 2017. "Memang tadi diputuskan pagi-malam tidak ditutup ternyata tadi malam anterian panjang dan itu dibuka. Ternyata itu sangat membantu untuk memecah lalu lintas," katanya.
Kemudian terkait persiapan mudik lebaran 2017, Kementerian PUPR juga telah menyiapkan posko-posko untuk para pemudik. Terlebih pemudik yang melalui Jakarta Cikampek berjalan lancar.
"Hanya pengaturan informasi dan jumlah lalu lintas. Karena sudah mendekati puncak kendaraan. Sampai tadi sudah 116.000 kendaraan. Sebagai informasi hari-hari normal di Jakarta-cikampek 70 ribu," tutupnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya