Amien Rais Minta Jokowi Prioritaskan Masalah Papua, Tunda Dulu Pemindahan Ibu Kota

Jumat, 23 Agustus 2019 16:54 Reporter : Ahda Bayhaqi
Amien Rais Minta Jokowi Prioritaskan Masalah Papua, Tunda Dulu Pemindahan Ibu Kota Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo menunda pembahasan soal pemindahan ibu kota ke Kalimantan. Amien menyebut ada persoalan yang lebih mendesak yaitu terkait isu rasial dan kekerasan Papua.

"Ini masukan saya secara tulus ikhlas buat pemerintahan pak Jokowi-Ma'ruf Amin. Saya minta pertama tunda dulu pemindahan ibu kota, tunda dulu," ujar Amien saat Milad PAN ke-21 di kolong tol jembatan tiga, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (23/8).

Menurut Amien, Jokowi sedianya memikirkan penyelesaian konflik di Papua. Menurutnya kerusuhan di Papua kemarin, sebagai alarm bagi pemerintah terkait gejolak di Papua.

"Ada yang lebih mendesak lagi yaitu kemarin kita sadar ada wake up call kita tersentak, tersadarkan bahwa di Papua dan Papua Barat ada sebuah katakanlah gejolak sebuah fenomena yang amat sangat memprihatinkan ini harus diunggulkan, didahulukan untuk diselesaikan pak Jokowi dan temen-temen yang berkuasa," jelasnya.

Amien meminta Jokowi tidak anggap enteng gejolak di Papua dan Papua Barat. Sebab, dia mengingatkan negara adidaya Uni Soviet sampai Yugoslavia bisa bubar. Karena itu, Amien menyarankan pemerintah mengambil langkah pendekatan yang tepat untuk menghadapi konflik Papua.

"Kita NKRI jangan main-main jangan kita sepelekan perkembangan di Papua itu dan tolong pendekatannya bukan hanya security approach, bukan political approach tapi betul-betul multidimensional," jelasnya.

Mantan ketua MPR itu mengingatkan ada agenda pembebasan Papua dari Indonesia. Kata dia, referendum Papua akan dibawa dalam majelis umum pada Desember. Ditambah, menurut Amien ada campur tangan asing.

"Saya ikuti perkembangan dari waktu ke waktu campur tangan luar negeri ke papua sudah kentara. Jadi jangan diremehkan sama sekali Ini pesan saya," pungkasnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini