Agassi Yeshe Goantara Raih Gelar Raja Tembakan 3 Poin IBL 2026 Berkat Mental Tanpa Beban

Pebasket Pelita Jaya, Agassi Yeshe Goantara, sukses menjuarai 3-Point Contest IBL 2026 di Bandung, mengungkapkan rahasia kemenangannya adalah tampil tanpa beban dan fokus penuh.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Agassi Yeshe Goantara Raih Gelar Raja Tembakan 3 Poin IBL 2026 Berkat Mental Tanpa Beban
Pebasket Pelita Jaya, Agassi Yeshe Goantara, sukses menjuarai 3-Point Contest IBL 2026 di Bandung, mengungkapkan rahasia kemenangannya adalah tampil tanpa beban dan fokus penuh. (AntaraNews)

Bandung, 12 April 2026 – Pebasket Pelita Jaya Jakarta, Agassi Yeshe Goantara, berhasil menorehkan namanya sebagai raja tembakan tiga angka baru di Indonesian Basketball League (IBL). Ia sukses memenangi 3-Point Contest IBL 2026 yang diselenggarakan di Bandung Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/4) malam. Kemenangan ini diraih Agassi setelah mengalahkan Jordan Ivy-Curry dari Satria Muda Pertamina Bandung dalam babak final yang sengit.

Agassi Yeshe Goantara mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah tampil tanpa beban dan menikmati setiap momen pertandingan. Pendekatan mental ini membantunya menjaga fokus dan konsistensi tembakan di tengah tekanan. Alih-alih terbebani ekspektasi, Agassi memilih untuk tampil lepas dan yakin pada kemampuannya.

Peraih Pemain Terbaik (MVP) Lokal IBL 2025 ini berhasil mengumpulkan 26 poin di babak final, mengungguli 22 poin yang dicetak oleh Jordan Ivy-Curry. Agassi kini merebut takhta raja tembakan tiga angka yang sebelumnya dipegang oleh Abraham Damar Grahita pada musim 2025.

Agassi Yeshe Goantara dengan jujur mengakui bahwa mentalitas tanpa beban menjadi faktor penentu dalam meraih gelar juara. Ia tidak menyangka bola-bola tembakannya banyak masuk pada putaran pertama, terutama setelah sesi latihan pagi yang kurang memuaskan. "Sebenarnya pas putaran pertama bolanya banyak masuk juga tidak menyangka, soalnya tadi pas latihan pagi-pagi kayak enggak masuk-masuk, jadi sempat mikir, ya sudah tampil lepas saja, yakin saja," kata Agassi saat diwawancarai seusai pertandingan.

Pendekatan mental untuk tampil lepas dan tanpa tekanan justru menjadi kekuatan tersembunyi bagi Agassi. Hal ini memungkinkannya untuk fokus secara maksimal saat melepaskan setiap tembakan. Meskipun menyadari atmosfer riuh dan sorakan penonton di lapangan, ia memilih untuk tidak menunjukkannya secara ekspresif dan menganggapnya sebagai bagian dari pertandingan.

Fokus yang tidak terganggu oleh distraksi eksternal adalah kunci untuk menjaga konsistensi performa. Agassi, yang juga merupakan guard andalan Pelita Jaya dan tim nasional bola basket Indonesia, berusaha menganggap semua gangguan sebagai bagian dari permainan yang tidak perlu menghambat penampilannya. "Sebenarnya ada berasa (grogi), cuma tidak aku tunjukkan saja," ujarnya.

Pebasket dengan nomor punggung sembilan ini mengungkapkan bahwa tidak ada program persiapan khusus yang dijalaninya untuk 3-Point Contest IBL 2026. Agassi hanya menjalani sesi latihan singkat bersama rekan setimnya, termasuk Andakara Prastawa Dhyaksa, yang dikenal sebagai salah satu penembak tiga angka terbaik di liga. Latihan ini bertujuan untuk mengasah ritme tembakan dan membangun kepercayaan diri.

Dominasi Agassi Yeshe Goantara sudah terlihat sejak babak penyisihan kontes. Ia tampil memukau dengan meraih poin tertinggi di antara lima peserta lainnya. Di babak penyisihan, Agassi berhasil mengumpulkan 29 poin, jauh melampaui para pesaingnya dan menunjukkan konsistensi sejak awal ajang.

Ajang 3-Point Contest IBL 2026 diikuti oleh lima pemain terbaik. Selain Agassi, terdapat duo Satria Muda Pertamina Bandung, Jordan Ivy-Curry dan Sandy Ibrahim Azis, serta Daniel Salamena dari RANS Simba Bogor, dan Jeantal Cylla dari Tangerang Hawks Basketball.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi