8 Orang Jadi Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Depan Istana

Minggu, 1 September 2019 13:05 Reporter : Nur Habibie
8 Orang Jadi Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Depan Istana Aksi pemuda Papua tuntut referendum. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Polisi menetapkan delapan orang tersangka terkait pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Pengibaran dilakukan saat sekelompok massa menggelar demonstrasi.

"Jadi kan ada kejadian pengibaran bendera bintang kejora di istana saat unjuk rasa. Tentunya dari penyidik Polda Metro melakukan penyelidikan, artinya mengumpulkan alat bukti seperti CCTV, foto-foto, kemudian setelah kita lakukan evaluasi, ada 8 orang kita amankan dan statusnya tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Minggu (1/9).

Argo menjelaskan, delapan orang diamankan di beberapa tempat berbeda. Penangkapan dilakukan dengan tidak melakukan pengepungan.

"Ada 8 orang yang kita amankan dari tempat berbeda-beda, ada yang di asrama, ada juga yang sedang unjuk rasa di depan Polda Metro, dan semuanya kita lakukan dengan soft, tidak ada pengepungan-pengepungan," jelasnya.

"Kita kan punya sop sendiri bagaimana kita menangkap seseorang, ada aturannya. Yang kita lakukan adalah sesuatu sesuai prosedur dan mengedepankan soft power," sambungnya.

Sayangnya, Argo tak menjelaskan secara rinci kedelapan orang tersebut ditahan dan siapa saja delapan orang tersebut.

"Kantor polisi di mana saja, enggak di Polda aja, di Polsek pun bisa, di Polres bisa, di Brimob juga bisa," ucapnya.

Argo menerangkan, mereka dilakukan penahanan karena terkait keamanan negara. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Intinya ada kaitannya dengan keamanan negara, ada pasal di KUHP pasal 106 dan 110. Tentunya penyidik masih melakukan pendalaman, masih memeriksa orang yang kita amankan," terangnya. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini