Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Alasan mereka tolak Miss World

5 Alasan mereka tolak Miss World Miss World 2011. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Puncak acara Miss World akan berlangsung di Sentul, Jawa Barat pada 8 September mendatang. Meski mendapat penolakan dari berbagai pihak, panitia tetap akan menggelar ajang tahunan pemilihan ratu sejagat tersebut.

Beberapa pihak yang menolak pagelaran Miss World karena ajang tersebut dianggap lebih membawa madlarat dibandingkan manfaat. Miss World juga dianggap tidak sesuai dengan ajaran Agama Islam, yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia.

Pihak penyelenggara mengaku tak memiliki antisipasi apapun terkait adanya ancaman demo besar-besaran serta pemboikotan. Namun, mereka berharap tidak ada tindak anarkis yang terjadi.

"Antisipasinya, kami berharap tidak ada anarkis. Sehingga imej Indonesia tidak jelek di negara luar," kata Nana Putra, Direktur MNC Media di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (4/9) kemarin.

Siapa saja, dan apa alasan mereka menolak Miss World? Berikut para penolak Miss World yang berhasil dihimpun merdeka.com, Kamis (5/9):

Merusak moral bangsa

bangsa rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ajang Miss World 2013 yang akan diselenggarakan pada 7 September 2013 mendatang di Nusa Dua, Bali, dengan tegas ditolak Ormas Front Pembela Islam (FPI). Sikap penolakan itu dikeluarkan setelah sebelumnya dibahas di Forum Musyawarah Nasional (Munas).Kalau menanggapi soal Miss World kita tolak, bahkan bukan hanya FPI, tetapi MUI juga. Cuma FPI punya sikap, kalau tetap diadakan kita akan tetap uber panitianya. Kalau aparat masih melindungi akan kita tolak, ujar Misbahul Anam, Sekertaris Majelis Syuro DPP FPI, saat dihubungi, Senin (26/8) lalu.FPI beranggapan, adanya ajang kontes kecantikan tersebut, moral masyarakat bisa rusak. Apalagi sebagai orang timur, kompetisi seperti itu bertentangan dengan nilai budaya.Soalnya nggak ada landasan, itu merusak moral adat timur, itu sudah melanggar batas kesantunan kita, katanya.

Lebih banyak mudlarat ketimbang manfaat

mudlarat ketimbang manfaat rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menolak penyelenggaraan Miss World di Indonesia. Acara ini dinilai bertentangan dengan nilai moral dan budaya Indonesia.LPOI menolak adanya acara Miss World di Indonesia dengan alasan tidak sesuai dengan moral dan budaya bangsa, serta bertentangan dengan Pancasila, ujar Ketua Umum LPOI Said Aqil Siradj di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (4/9) kemarin.Said mengatakan, sebuah acara yang digelar khususnya dalam skala internasional harus dilihat dari sisi manfaat dan mudharatnya. Jika acara itu tidak memberikan manfaat, maka tidak seharusnya diselenggarakan.Acara Miss World ini dinilai memiliki sisi mudharat yang lebih besar dibandingkan manfaatnya, terang Said.

Eksploitasi terhadap perempuan

perempuan rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

58 Ormas Islam di Jawa Timur yang terdiri dari kaum Adam dan Hawa beberapa hari lalu menggelar aksi damai menolak kontes ratu kecantikan sejagat, Miss World di depan Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya. Puluhan Ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur itu, mengecam eksploitasi kaum perempuan yang akan digelar di Indonesia.Mereka datang ke Surabaya dengan membawa berbagai poster kecaman, salah satunya bertuliskan: Auratmu bukan Pajangan, Apalagi Dagangan. Mereka juga membentangkan spanduk penolakan atas terselenggaranya acara Miss World di Bali.Dalam orasinya, mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk peduli terhadap kehormatan dan martabat bangsa Indonesia. Kontes Ratu Kecantikan Miss World bertentangan dengan dasar negara Ketuhanan Yang Maha Esa yang termaktub dalam UUD 1945, maupun batang tubuh UUD 1945 Pasal 29. Selain itu, juga melanggar pasal kesusilaan dalam KUHP Pasal 281 dan 282. Maka, wahai kaum perempuan relakah kalian mengumbar aurat kalian?, teriak Mohammad Yunus, salah satu orator aksi.Selain Yunus yang juga menjabat sebagai sekretaris MUI Jawa Timur itu, Zulkarnaen dari Jamaah Asrorut Tauhid juga tak mau kalah untuk berorasi. Zulkarnaen mengutip ayat-ayat Alquran untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya kerusakan ahlak dan moral bangsa.

Cuma ajang jualan kosmetik dan kepentingan rating

jualan kosmetik dan kepentingan rating rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ratusan orang dari organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat melakukan aksi di depan Gedung Sate, Bandung. Mereka menolak penyelenggaraan Miss World Indonesia 2013 yang akan digelar September ini, di Bali dan Sentul Bogor, Jawa Barat.Ajang kecantikan ini dianggap mengeksploitasi wanita untuk mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media.Kriteria penilaian berupa konsep beauty with purpose, juga 3B (beauty, brain, and behaviour) hanyalah kedok untuk eksploitasi tubuh perempuan, kata Juru Bicara HTI Jabar, Luthfi Afandi, disela aksi, Rabu (4/9).Meski kata dia, Miss World tak menampilkan penggunaan bikini, namun ini dikhawatirkan membiarkan penyelenggaraan Miss World turut melanggengkan tindak komersialisasi tubuh perempuan.Terlebih lagi Miss World juga adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kecantikan kontes serupa.

Tak cuma Miss World untuk angkat citra bangsa

miss world untuk angkat citra bangsa rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah K.H. Ahmad Darodji menilai kepentingan mengangkat citra bangsa tidak hanya bisa ditempuh lewat penyelenggaraan Miss World.Indonesia punya banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan citra di mata internasional. Kan tidak harus dengan Miss World, katanya usai Halal Bihalal Paguyuban Adiyuswa di Semarang, Rabu (28/8).Indonesia, menurutnya memiliki banyak potensi pariwisata, kekayaan dan keindahan alam, budaya, serta kearifan lokal yang semestinya lebih dikembangkan untuk mengangkat citra di mata internasional.Sejalan dengan sikap MUI Pusat yang menolak penyelenggaraan kontes kecantikan Miss World di Tanah Air, pihaknya juga melihat banyak aspek dalam kontes kecantikan itu tidak sesuai nilai-nilai Islam.Islam sudah mengatur pakaian yang harus dikenakan kaum perempuan, sementara pakaian yang dikenakan dalam kontes kecantikan itu tentunya melanggar kaidah-kaidah keislaman yang ditentukan.Belum lagi dengan pamer tubuh dalam ajang itu. Memamerkan lekuk tubuh, membanggakan bentuk tubuh, dilarang menurut Islam. Sebab, Islam menjunjung tinggi dan menghormati nilai-nilai kewanitaan, katanya.Dengan diharuskan memamerkan lekuk tubuh, dan sebagainya dalam ajang itu, derajat kaum perempuan sebenarnya direndahkan sehingga pihaknya tidak menyetujui pergelaran ajang tersebut, terutama di Indonesia.Kita kan sudah punya pergelaran Miss Indonesia, Puteri Indonesia. Memang sama-sama mengadopsi ajang kecantikan di luar negeri, tetapi sudah banyak yang disesuaikan dengan kearifan lokal bangsa, katanya.

Baca juga:Komnas Perempuan: Soal Miss World, cantik itu tidak dosaMajelis Mujahidin siap perang jika Miss World tetap digelarPanitia Miss World: Tunjukkan orang Indonesia ramah

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP