Kota Probolinggo, Jawa Timur, bersiap menyambut arus mudik Lebaran 2026 dengan kesiapsiagaan penuh dari aparat gabungan. Sebanyak 351 personel dari berbagai unsur diterjunkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode krusial ini. Operasi Ketupat Semeru 2026 secara resmi dimulai hari ini, Jumat, 13 Maret 2026, dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026, dengan fokus utama pada titik-titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, dan pelabuhan di seluruh Kota Probolinggo.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menegaskan bahwa operasi terpusat ini bertujuan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dengan mengusung semangat "Mudik Aman, Keluarga Bahagia", aparat bertekad menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat. Pengamanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kegiatan ibadah, aktivitas wisata, hingga mobilitas warga di berbagai simpul transportasi dan pusat keramaian.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Pemerintah Kota Probolinggo juga turut berperan aktif dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi. Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyatakan pentingnya kolaborasi seluruh Forkopimda dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan nyaman.
Advertisement
Advertisement
Fokus Pengamanan di Titik Rawan dan Imbauan Keselamatan
Dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Probolinggo Kota telah menyiapkan lima pos pengamanan strategis di sejumlah titik yang dianggap rawan. Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memantau dan mengamankan aktivitas masyarakat secara lebih intensif. Pengamanan akan diperketat terutama pada momen-momen penting, seperti malam takbiran, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, serta di pusat perbelanjaan dan tempat ibadah.
Selain itu, simpul-simpul transportasi vital seperti pelabuhan, stasiun, dan terminal juga menjadi prioritas utama pengamanan. Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemerintah Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, ORARI, serta mitra kamtibmas lainnya akan bersiaga penuh. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi seluruh warga dan pemudik yang melintas di Kota Probolinggo.
AKBP Rico Yumasri juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan diri dan barang bawaan selama perjalanan mudik. Bagi warga yang akan meninggalkan rumah, disarankan untuk melapor kepada ketua RT/RW, Polisi RW, atau Bhabinkamtibmas setempat. Pelaporan ini penting agar rumah yang ditinggalkan dapat dipantau melalui patroli keamanan, meminimalisir risiko tindak kejahatan. Sebagai bentuk fasilitas tambahan, masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan mereka di Polres Probolinggo Kota secara gratis selama periode mudik.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Menjaga Ketertiban
Wali Kota Probolinggo Aminuddin menekankan bahwa pelaksanaan pengamanan Lebaran 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat. "Operasi Ketupat itu adalah kerja bersama. Di bawah komando Kapolres, kami semua berkolaborasi menjaga ketertiban dan keamanan selama Lebaran, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Aminuddin. Pernyataan ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan operasi ini. Pemerintah Kota Probolinggo tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada upaya menjaga stabilitas kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi menjelang Lebaran. Langkah-langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka tanpa terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan.
Melalui kerja sama yang erat, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat merasakan manfaat dari Operasi Ketupat Semeru 2026. Partisipasi aktif dari warga dalam menjaga lingkungan sekitar dan mematuhi imbauan petugas juga sangat diharapkan. Dengan demikian, suasana Idul Fitri yang aman, tertib, dan nyaman dapat terwujud bagi seluruh warga Kota Probolinggo maupun para pemudik.
Advertisement
Advertisement
Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Ketersediaan Bahan Pokok
Pemerintah Kota Probolinggo mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di pasaran. Pihaknya secara rutin melakukan pemantauan harga di berbagai pasar tradisional dan modern. Upaya ini dilengkapi dengan penambahan pelaksanaan pasar murah, sebuah inisiatif untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.
Wali Kota Aminuddin memastikan bahwa hingga saat ini, ketersediaan bahan pokok dan harga di pasaran masih terkendali. "Kami terus memantau ketersediaan bahan pokok dan harga di pasaran. Sejauh ini masih terkendali, termasuk BBM yang pasokannya aman dan distribusinya berjalan lancar," ujarnya. Informasi ini memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pasokan penting seperti bahan bakar minyak juga dalam kondisi aman.
Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana Idul Fitri yang aman, tertib, dan nyaman. Baik bagi warga lokal maupun para pemudik yang melintas di Kota Probolinggo. Komitmen bersama ini menjadi fondasi penting untuk merayakan Lebaran dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews