350 Jemaah haji Indonesia dirawat di Makkah, kebanyakan sakit jantung

Riwayat penyakit terbanyak adalah serangan jantung, disusul sakit pada paru-paru yang menyebabkan gangguan pernapasan, dan diabetes mellitus. Selama dirawat di KKHI, sekitar 150 pasien sudah sembuh dan bisa kembali ke kloternya.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
350 Jemaah haji Indonesia dirawat di Makkah, kebanyakan sakit jantung
Jemaah haji dirawat di RS. ©2017 Merdeka.com

Sudah 350 jemaah haji Indonesia dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah selama pelaksanaan ibadah haji 2017 hingga saat ini. Banyak jemaah dirawat karena sakit jantung, penapasan dan diabetes.

Penanggungjawab Medis KKHI Makkah, dr. Nirwan Satria menuturkan, ada 160 pasien dirawat karena sakit jantung. Sedangkan sisanya sakit napas dan penyakit lainnya.

"Total sekitar 350 pasien dengan riwayat penyakit terbanyak adalah serangan jantung, disusul sakit pada paru-paru yang menyebabkan gangguan pernapasan, dan diabetes mellitus. Selama dirawat di KKHI, sekitar 150 pasien sudah sembuh dan bisa kembali ke kloternya," kata Nirwan di ruang ICU KKHI Mekkah, Rabu (23/8).

"Ada pasien yang sudah membaik di RSAS dikembalikan ke KKHI untuk perawatan lebih lanjut," jelas Nirwan.

Jemaah yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi karena butuh penanganan khusus yang tidak bisa ditangani di KKHI. Terutama soal kelengkapan alat medis.

"Misalnya butuh hasil laboratorium, CT Scan dan sebagainya," jelasnya.

Rekomendasi