2018, Jokowi akan fokus garap kebijakan satu peta untuk Papua, Maluku dan Jawa
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, di 2018 pemerintah akan fokus menggarap kebijakan satu peta atau one map policy untuk Papua, Maluku dan Jawa. Kebijakan ini sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan nasional.
"Pada tahun 2018 ini kita kan fokus untuk menggarap kebijakan satu peta untuk Papua, Maluku dan Jawa sehingga tahun 2019 kebijakan satu peta ini cepat selesai secara keseluruhan di seluruh tanah air," katanya saat membuka rapat terbatas tentang Perkembangan Kebijakan Satu Peta di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2).
Jokowi mengingatkan, kebijakan satu peta ini harus betul-betul dilaksanakan secara teliti dan akurat. Seluruh permasalahan yang muncul di lapangan harus dicarikan solusinya.
"Khususnya terkait peta tanah ulayat dan batas desa. Sehingga peta tunggal yang dihasilkan dan dapat memberikan kepastian, selanjutnya bisa menjadikan pegangan kita bersama," ucapnya.
Dalam ratas kali ini, Jokowi juga meminta laporan dari bawannya terkait kebijakan satu peta yang sudah diterapkan di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.
"Wilayah mana yang berhasil, mana yang belum. Apa kendala dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan kebijakan satu peta ini," tegasnya.
Dalam rapat terbatas, Presiden Jokowi nampak didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hadir dalam ratas adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Agraria dan Tara Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofian Djalil, dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya