2 Macan dahan masuk kampung, warga Tanjung Jabung Timur resah
Merdeka.com - Dua ekor macan kerap berkeliaran di perkampungan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Hal ini pun membuat warga resah karena takut menjadi mangsa raja hutan itu.
Kepala Seksi Wilayah III Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi Nurasman mengatakan, harimau yang masuk perkampungan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi diketahui jenis macan dahan.
"Ini teridentifikasi dari hasil penyelidikan tim di lapangan selama beberapa hari terakhir. Ada dua ekor macan dahan," ujar Nurasman seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/12).
Macan dahan masih termasuk keluarga harimau. Hanya saja bentuk tubuhnya yang lebih kecil namun lebih besar dari anjing.
"Jenisnya bermacam-macam, yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) ini kulitnya mirip harimau Sumatera kuning belang-belang. Diketahui juga merupakan induk dan anaknya," jelas Nurasman.
Khusus macan dahan ini, masyarakat dihimbau tidak panik, sebab macan dahan diketahui tidak mengganggu manusia. Hanya saja, macan dahan mencari mangsa dengan memakan hewan ternak warga seperti kambing.
Sebelumnya, warga Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim pada Rabu (12/12) lalu digegerkan adanya harimau masuk perkampungan, dua ekor kambing milik warga mati dimakan si Raja Hutan.
Akibat kejadian itu, warga berinisiatif mengadakan ronda rutin dengan mempersenjatai diri dengan parang dan golok.
Puji (40) salah seorang warga mengatakan, harimau diketahui masuk ke perkampungan tepatnya di daerah transmigrasi SK 4 dan SK 5, Kecamatan Dendang.
Menurut dia, beberapa kali warga memergoki seekor harimau tengah berada di tengah-tengah perkampungan. Bahkan, beberapa warga pernah akan menombak seekor harimau saat terpergok tengah malam, namun harimau itu melarikan diri.
"Kami juga sudah mengungsikan ternak agar tidak berkeliaran, takut dimangsa harimau," kata Puji.
Akhirnya, atas inisiatif bersama aparat desa setempat, warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke BKSDA Jambi.
Beberapa tim khusus dari BKSDA langsung menurunkan tim ke lapangan untuk investigasi dan diketahui yang berkeliaran di perkampungan adalah jenis macan dahan.
Sejumlah kawasan di Kabupaten Tanjabtim dikenal masih didiami beberapa satwa harimau dan buaya, sebab di Kabupaten Tanjabtim membentang kawasan hutan konservasi yakni Taman Nasional Berbak yang merupakan salah satu habitat harimau Sumatera.
Beberapa daerah di Tanjabtim juga banyak dipenuhi sungai-sungai yang didiami beberapa jenis buaya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya