2 Hektare Kebun Teh Milik PTPN VIII di Garut Diduga Ditebang Warga
Merdeka.com - Kepolisian Sektor Cikajang, Resor Garut mendalami dugaan perusakan ribuan pohon teh milik PTPN VIII. Diduga ribuan pohon teh yang berada di kawasan Adveling Cisaruni, Blok Cikandang I, Kebun Papandayan itu dirusak puluhan warga.
Kapolsek Cikajang, AKP Amat Rahmat menyebut bahwa aksi perusakan pohon teh dengan cara menebang itu terjadi pada Minggu (21/3) siang. "Diperkirakan jumlah pohon yang ditebang oleh oknum masyarakat itu mencapai 1.500 pohon. Ditebangnya menggunakan gergaji dan golok," kata Amat Rahmat, Senin (22/3).
Amat mengungkapkan bahwa pihaknya yang menerima informasi adanya aksi perusakan itu melakukan pendalaman. Berdasarkan hasil pendalaman awal, diketahui lebih dari 60 orang yang terlibat dalam aksi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pohon teh yang ditebangi warga itu ditanam di atas tanah seluas 2 hektare. Aksi perusakan itu pun dilakukan oleh puluhan warga yang berasal dari dua desa di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.
"Kita sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari penyelidikan yang kita lakukan, dugaan perusakan itu terjadi karena adanya provokasi. Dalam provokasinya, disebut kalau lahan yang ditanami pohon teh itu bisa digunakan untuk bertani," jelasnya.
Amat mengatakan bahwa terkait kejadian itu pihaknya sudah memanggil sejumlah warga yang diduga melakukan aksi provokasi kepada warga lainnya. Selain itu juga, pihaknya juga sudah memanggil pihak pengelola lahan perkebunan.
"Hingga saat ini memang belum ada titik temu," tutup Amat.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya