150.000 Orang bakal deklarasi lawan radikalisme saat Peringatan Sumpah Pemuda

Jumat, 13 Oktober 2017 00:45 Reporter : Rizky Andwika
Ilustrasi deklarasi Anti Radikalisme. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Pimpinan perguruan tinggi dan mahasiswa di seluruh Indonesia bakal menggelar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme secara serentak di seluruh Indonesia pada 28 Oktober mendatang yang bertepatan dengan peringatan sumpah pemuda. Aksi akan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta.

"Gelaran acara dalam bentuk kuliah akbar dan orasi kebangsaan, serta pembacaan Deklarasi PT melawan radikalisme, rencananya akan dilakukan di 350 kabupaten/kota pada 34 provinsi dengan melibatkan 4,5 juta peserta, terdiri dari pimpinan perguruan tinggi dan civitas akademika baik mahasiswa, dosen, serta staf di perguruan tinggi," kata Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Maruarar Siahaan di Jakarta, Kamis (12/10).

Peserta aksi diperkirakan akan mencapai 150.000 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen, civitas akademik yang setia kepada Pancasila dan menolak paham radikalisme di kampus. Kegiatan ini diyakini dapat menjadi cambukan khususnya bagi anak muda dalam upaya mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman dan sejahtera.

"Kegiatan yang diselenggarakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini, dapat menjadi spirit bagi kalangan pemuda mahasiswa di perguruan tinggi untuk merevitalisasi kembali nilai-nilai dan semangat Sumpah Pemuda agar dapat kembali diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagai modal bersama mewujudkan Indonesia yang aman, adil, makmur dan sejahtera," jelas wakil dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Tommy Nugroho Tanumihardja menambahkan.

Sebelumnya, pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Indonesia tanggal 25-26 September 2016 di Bali, yang diikuti lebih dari 3.000 pimpinan perguruan tinggi dan ditutup oleh Presiden Jokowi telah menghasilkan sejumlah rekomendasi dan program tindak lanjut, di antaranya kesepakatan untuk menggelar aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2017 nanti.

"Dekarasi tersebut juga sebagai langkah mempertegas sikap perguruan tinggi se-Indonesia bersama civitas akademika di masing-masing kampus untuk melawan radikalisme dan intoleransi, serta menjadi benteng bagi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Radikalisme
  2. Sumpah Pemuda
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.