15 Santri di Ogan Ilir Diduga Keracunan MBG, Korban Muntah-Muntah Sebelum Dilarikan ke RS

Dalam peristiwa itu tujuh santri harus dirawat karenakondisinya cukup serius.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
15 Santri di Ogan Ilir Diduga Keracunan MBG, Korban Muntah-Muntah Sebelum Dilarikan ke RS
15 Santri di Ogan Ilir Diduga Keracunan MBG, Korban Muntah-Muntah Sebelum Dilarikan ke RS (Merdeka.com)

Sebanyak 15 santri Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dilarikan ke rumah sakit diduga akibat keracunan makan bergizi gratis (MBG). Tujuh santri harus dirawat karena kondisinya cukup serius.

Peristiwa itu terjadi setelah para santri menyantap menu MBG, Senin (9/2) pukul 09.50 WIB. Para korban mengalami sakit perut, mual, hingga muntah hingga delapan kali.

Semua korban akhirnya dilarikan ke RS Ar Royan Indralaya untuk penanganan. Tujuh santri harus diopname dan sisanya diizinkan pulang dengan catatan rawat jalan.

Dapur Siap Bertanggung Jawab

Humas Ponpes Al Ittifaqiah Ferry Heryadi memgungkapkan, laporan medis para santrinya diduga mengalami keracunan usai menyantap MBG. Namun peristiwa ini malah dalam proses penyelidikan.

"Sedang kami telusuri apakah benar keracunan atau bukan," ungkap Ferry Heryadi, Rabu (11/2).

Ferry menyebut dapur penyedia MBG telah menyatakan akan bertanggungjawab penuh jika benar terjadi keracunan. Dia mengatakan baru pertama kali peristiwa ini terjadi.

"Dapur siap bertanggungjawab atas biaya pengobatan," kata Ferry.

Dikabarkan, santri mengalami gejala keracunan beberapa saat usai menyantap MBG. Bahkan mereka muntah berulang meski hanya minum air.

"Berdasarkan keterangan dokter, ada indikasi salah makan. Alhamdulillah kondisi pasien saat ini mulai membaik,” ungkap Humas RS Ar Royan Iklim Cahya.

Rekomendasi