Dirut BCA Bocorkan Tips Agar Tabungan Tak Gampang Dibobol

Menurutnya, data-data perbankan sangat penting untuk dijaga. Sebab, jika nasabah lalai, dan data tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka saldo atau uang yang berada di rekening bisa hilang begitu saja.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Dirut BCA Bocorkan Tips Agar Tabungan Tak Gampang Dibobol
Dirut BCA Jahja Setiaatmadja. ©2015 Merdeka.com

Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, mengimbau kepada seluruh nasabah bank, khususnya nasabah bank BCA agar menyimpan data-data perbankan dengan baik. Data tersebut seperti ATM dan nomor pin.

"Saya memberikan nasihat tips umum kepada seluruh nasabah BCA, namanya KTP kemudian kartu ATM, buku tabungan, serta nomor PIN merupakan nyawa, Anda simpan baik-baik, karena dengan Kartu ATM dan pin saja Anda bisa tarik tunai sebesar Rp10 juta, dan bisa transfer ke bank lain hingga Rp50 juta, tanpa KTP dan memperlihatkan wajah maka bisa tarik tunai," kata Jahja Setiaatmadja dalam Paparan Kinerja BCA Tahun 2022, Kamis (26/1).

Menurutnya, data-data perbankan sangat penting untuk dijaga. Sebab, jika nasabah lalai, dan data tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka saldo atau uang yang berada di rekening bisa hilang begitu saja.

"Saya sampaikan betapa pentingnya menyimpan ATM dan Pin number jangan sampai disalahgunakan. Supaya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Hal itu disampaikan Jahja, menyusul terdapat kasus seorang tukang becak di Surabaya, Jawa Timur bernama Setu yang membobol rekening dana nasabah BCA milik Muin Zachry yang menyita perhatian. Saat ini, kasus tukang becak bobol dana nasabah BCA tersebut dalam proses pengadilan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F.Haryn menegaskan, terkait kasus tersebut tidak benar bahwa pelaku utamanya merupakan tukang becak melainkan penghuni yang tinggal bersama dengan nasabah BCA.

Kasus tersebut sedang dalam proses di pengadilan. Perseroan yakin dan percaya sistem peradilan dan fungsi penegakan hukum dapat memberikan keadilan dalam menyelesaikan kasus ini. Selain itu, BCA juga memberikan bantuan hukum bagi staf yang terkait kasus tersebut.

"Sehingga karena hal tersebut, kita tidak bisa masuk ke dalam materi pokok perkara karena saat ini masih dalam proses persidangan, kami menghormati proses persidangan yang berlangsung," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi