Belajar mandiri adalah solusi meningkatnya kualitas pendidikan

Internet tentu bisa jadi senjata untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Belajar mandiri adalah solusi meningkatnya kualitas pendidikan
Ilustrasi Anak Sekolah. ©2014 Merdeka.com

Saat ini, pendidikan di Indonesia sudah mulai membaik dari beberapa aspek. Mulai dari keterbukaan dalam sistem yang baru, serta fasilitas yang sudah terpenuhi di kota-kota besar. Melihat hal ini, cerahnya masa depan pendidikan Indonesia terasa memiliki sedikit harapan. Hal ini pun ditunjang dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang makin pesat. Hal ini diharapkan jadi solusi bagi tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Bagaimana tidak, cakupan teknologi informasi yang berupa internet, telah sampai bahkan di pelosok negeri. Internet tentu bisa jadi senjata untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam hal ini kualitas murid dan pengajar adalah objek yang paling utama untuk ditingkatkan. Dengan adanya internet, peluang untuk menimba ilmu pengetahuan di luar jam belajar mengajar di sekolah bisa lebih terpenuhi. Kini murid dan guru tak melulu harus mutlak berpatokan oleh kurikulum, karena internet menawarkan wawasan tambahan yang bisa dipelajari sendiri di luar jam sekolah.

Hal ini juga membantu guru dalam memahami lebih banyak pengetahuan dan contoh kasus, di luar yang disediakan oleh buku. Dengan ini kualitas guru dan murid bisa sama-sama meningkat, dan diiringi dari hilangnya ketergantungan terhadap buku paket, yang seringkali tidak pernah mengalami pembaharuan dalam beberapa tahun terakhir. Keterbukaan pikiran terhadap sesuatu yang baru seperti internet, adalah kunci penting meningkatkan standar pendidikan di Indonesia.

Selain itu, jika sudah terbuka dengan hal-hal baru seperti teknologi dan internet, murid juga bisa terdorong untuk mencari sendiri minat dan bakat yang diinginkannya. Hal seperti ini sudah harus didorong sejak dini, untuk menghindarkan murid dari tumpulnya kreativitas karena dijejali materi belajar yang sama terus menerus semasa sekolah. Hal ini tentu akan mendorong generasi muda untuk jadi sumber daya manusia yang lebih baik dan kontributif bagi kemajuan bangsa.

Karena esensi dari pendidikan bukanlah bagaimana suatu ilmu yang 'disuapkan' pada murid, namun bagaimana sistem pendidikan memberikan dorongan kepada murid untuk mengetahui minat dan bakat yang mereka miliki, serta membuat mereka tertarik dan berinisiatif untuk belajar dengan sendirinya.

Satu-satunya keraguan dalam konsep belajar mandiri adalah minimnya interaksi dan kurangnya bimbingan terhadap tiap murid dalam belajar. Namun hal ini sebenarnya tak perlu dikhawatirkan, karena dengan adanya konsep e-learning dan internet, belajar mandiri pun bisa interaktif. Dengan berbagai pengertian yang ditanamkan ke benak murid dalam melakukan pembelajaran mandiri, diharapkan murid pun bisa lebih paham akan fokusnya dalam mencari ilmu, dan tidak menyalahgunakan teknologi untuk hal-hal yang tidak mendidik.

Rekomendasi