Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Taman Siswa, pendidikan nasional pertama di Indonesia

Mengenal Taman Siswa, pendidikan nasional pertama di Indonesia Siswa SD menggambar Ki Hajar Dewantara. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pernahkah kamu mendengar tentang Taman Siswa? Mungkin kalau kamu mendengar kata Taman Siswa ini, akan terpikirkan nama Ki Hajar Dewantara. Pada awalnya, Taman Siswa ini bernama Nationaal Onderwijs Instituut Taman Siswa. Ketika itu, Taman Siswa cuma punya 20 murid di kelas Taman Indria. Setelah itu, Taman Siswa berkembang dengan pesat dengan punya 52 cabang dengan murid sekitar 65 ribu siswa.

Azas utama yang digunakan di Taman Siswa adalah Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Hkyamuni yang berarti guru di depan harus bisa memberi contoh, di tengah harus bisa bekerjasama dan yang belakang harus memberi motivasi kepada para muridnya. Azas ini masih berkaitan dan penting dalam bidang pendidikan. Taman Siswa ini lain dengan pendidikan sistem barat dan pondok pesantren yang sudah ada. Taman Siswa mengajukan sistem pendidikan nasional yang bercirikan kebudayaan asli Indonesia.

Perjalanan Taman Siswa ini nggak semudah yang dibayangkan. Taman Siswa menerima banyak masalah dari pihak yang nggak mendukung terwujudnya sekolah ini. Pemerintah Kolonial Belanda mengeluarkan banyak aturan yang ditujukan untuk membatasi pergerakan Taman Siswa, seperti harus membayar pajak rumah tangga dan Undang-undang Ordonasi Sekolah Liar Tahun 1932 yaitu larangan mengajar untuk para guru yang menjadi anggota partai politik.

Taman Siswa ini memberikan banyak hal untuk masyarakat Indonesia saat itu supaya nggak mengesampingkan pendidikan. Pendidikan adalah ilmu dan ilmu nggak boleh disia-siakan. Taman Siswa sanggup untuk memberikan pendidikan untuk rakyat yang nggak mampu diberikan oleh pemerintah kolonial Belanda. Sampai saat ini, Taman Siswa ini masih berdiri dengan kokoh dan masih terus mencerdaskan putra putri Indonesia. (mdk/iwe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP