Akhir perjuangan Martha Christina Tiahahu atas nama Pattimura

Rabu, 1 Juni 2016 16:00 Reporter : Dewi Ratna
Akhir perjuangan Martha Christina Tiahahu atas nama Pattimura Perjuangan melawan penjajahan. ©istimewa

Merdeka.com - Martha Christina Tiahahu adalah salah seorang pejuang yang berasal dari Maluku. Dia juga ikut melakukan perjuangan bersama dengan Pattimura dan para pejuang lainnya. Ada banyak hal yang harus dilakukan oleh para pejuang Maluku untuk bisa merebut tanah mereka kembali dari genggaman Belanda. Setelah melakukan perebutan Benteng Duurstede, pasukan Pattimura kembali merebut kemenangan dengan menghalau pasukan Ambon yang dipimpin oleh Mayor Beetjes.

Setelah penaklukan benteng itu, pasukan Pattimura difokuskan untuk menyerang Benteng Zeelandia di pulau Haruku. Melihat gerak-gerik pasukan Pattimura itu, pasukan Belanda mulai memperkuat perlindungan Benteng Zeelandia. Karena hal itulah, pasukan Pattimura kali ini gagal menembus benteng Zeelandia. Belanda juga ingin merebut kembali kekuasaan Benteng Duurstede, sehingga meriam-meriam mulai dipasang disekitar benteng. Belanda berhasil merebut kembali Benteng Duurstede. Pattimura dan para pejuangnya terus berusaha untuk melawan pasukan Belanda secara gerilya.

Di bulan November, beberapa pengikut Pattimura seperti Kapitan Paulus Tiahahu ditangkap dan dihukum mati. Paulus Tiahahu ini adalah ayah dari Christina Martha Tiahahu. Mendengar hal ini, Christina sangat marah dan melakukan gerilya. Namun, Belanda juga belum puas karena belum bisa mendapatkan Pattimura. Di tanggal 16 Desember 1817, Pattimura tertangkap dan dihukum gantung di Alun-alun kota Ambon. Sedangkan Christina Martha dan 39 orang lainnya dibuang ke Jawa sebagai pekerja rodi. Dalam perjalanan, Christina Martha mogok makan dan akhirnya jatuh sakit.

Tidak lama setelah itu, Christina meninggal di tanggal 2 Januari 1818. Jasadnya dibuang di laut yang berada diantara Pulau Buru dan Pulau Tiga. Saat itulah, perlawanan dengan nama Pattimura juga berakhir. Perjuangan sebelum kemerdekaan memang panjang dan tak bisa hanya dilakukan sekali. [iwe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini